Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nasional. Tampilkan semua postingan
KERINCINEWS.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.
Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.
Partai politik yang lolos jadi peserta Pemilu 2019 adalah:
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
10. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
11. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
12. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
13. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Aspek yang dinilai dalam administrasi dan verifikasi faktual mencakup keberadaan pengurus inti parpol di tingkat pusat, keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan domisili kantor tetap di tingkat DPP.
Kemudian, di tingkat Provinsi, ada tambahan syarat, yakni memenuhi keanggotaan di 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Syarat terakhir, yakni status sebaran pengurus sekurang-kurangnya 50 persen kecamatan pada 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Dari 16 partai yang mendaftar, dua di antaranya tidak lolos verifikasi faktual. Dua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
PBB dianggap tidak memenuhi syarat karena sebaran anggotanya di Papua Barat kurang dari 75 persen.
"Kesimpulan status PBB secara nasional dinyatakan tidak memenuhi syarat disebabkan Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari Selatan tidak memenuhi syarat," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Sementara PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam kepengurusan dan keanggotaan di mana sekurang-kurangnya di 75 persen di Kabupaten/Kota.
Selain itu, PKPI juga tidak memenuhi syarat sebaran kepengurusan PKPI sekurang-kurangnya 50 persen dari jumlah kecamatan pada 75 persen jumlah Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Setelah pembacaan rekapitulasi nasional penetapan peserta Pemilu, KPU membuat surat keputusan penetapan peserta.
Selanjutnya, KPU menyerahkan berita acara hasil rekapitulasi ke masing-masing perwakilan partai politik.
KERINCINEWS.COM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.
Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.
Partai politik yang lolos jadi peserta Pemilu 2019 adalah:
1. Partai Amanat Nasional (PAN)
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
10. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
11. Partai Nasional Demokrat (Nasdem)
12. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
13. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Aspek yang dinilai dalam administrasi dan verifikasi faktual mencakup keberadaan pengurus inti parpol di tingkat pusat, keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan domisili kantor tetap di tingkat DPP.
Kemudian, di tingkat Provinsi, ada tambahan syarat, yakni memenuhi keanggotaan di 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Syarat terakhir, yakni status sebaran pengurus sekurang-kurangnya 50 persen kecamatan pada 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Dari 16 partai yang mendaftar, dua di antaranya tidak lolos verifikasi faktual. Dua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
PBB dianggap tidak memenuhi syarat karena sebaran anggotanya di Papua Barat kurang dari 75 persen.
"Kesimpulan status PBB secara nasional dinyatakan tidak memenuhi syarat disebabkan Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari Selatan tidak memenuhi syarat," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Sementara PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam kepengurusan dan keanggotaan di mana sekurang-kurangnya di 75 persen di Kabupaten/Kota.
Selain itu, PKPI juga tidak memenuhi syarat sebaran kepengurusan PKPI sekurang-kurangnya 50 persen dari jumlah kecamatan pada 75 persen jumlah Kabupaten/Kota di 34 provinsi.
Setelah pembacaan rekapitulasi nasional penetapan peserta Pemilu, KPU membuat surat keputusan penetapan peserta.
Selanjutnya, KPU menyerahkan berita acara hasil rekapitulasi ke masing-masing perwakilan partai politik.
KERINCINEWS.COM, KERINCI - Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dikabarkan akan menjadi pahlawan nasional. Hal ini dibicarakan Keluarga Alumni HMI (KAHMI) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan tertutup.
"Kami sebenarnya sudah lama mengusulkan ke Presiden, sudah sejak dua tahun lalu, tentang pendiri HMI agar diangkat dan ditetapkan menjadi pahlawan nasional," kata Koordinator Majelis Nasional Presidium KAHMI, Mahfud MD, dalam jumpa pers seusai pertemuan dengan Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).
Dia menjelaskan pengajuan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional sudah diuji oleh 27 kampus di Indonesia. Lafran mendirikan HMI di Yogyakarta pada 5 Februari 1947.
![]() |
| Suasana silaturahmi KAHMI dengan Presiden Joko Widodo |
"Alhamdulillah, tadi Pak Presiden (mengatakan) Profesor Lafran Pane itu memang layak menjadi pahlawan nasional. Dan insyaallah pada tanggal 9 atau 10 bulan November ini, Bapak Presiden akan menganugerahkan gelar ke Lafran Pane sebagai pahlawan nasional," kata Mahfud.
Sebelumnya, Menteri Sosial yang juga Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) menyebut Lafran Pane sebagai salah satu kandidat pahlawan nasional.
TP2GP adalah tim yang menggodok nama-nama kandidat pahlawan nasional sebelum diambil keputusan. Usulan TP2GP diajukan ke Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan penganugerahan pahlawan nasional. (dnu/jbr/detik)
KERINCINEWS.COM, KERINCI - Lafran Pane, pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dikabarkan akan menjadi pahlawan nasional. Hal ini dibicarakan Keluarga Alumni HMI (KAHMI) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan tertutup.
"Kami sebenarnya sudah lama mengusulkan ke Presiden, sudah sejak dua tahun lalu, tentang pendiri HMI agar diangkat dan ditetapkan menjadi pahlawan nasional," kata Koordinator Majelis Nasional Presidium KAHMI, Mahfud MD, dalam jumpa pers seusai pertemuan dengan Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2017).
Dia menjelaskan pengajuan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional sudah diuji oleh 27 kampus di Indonesia. Lafran mendirikan HMI di Yogyakarta pada 5 Februari 1947.
![]() |
| Suasana silaturahmi KAHMI dengan Presiden Joko Widodo |
"Alhamdulillah, tadi Pak Presiden (mengatakan) Profesor Lafran Pane itu memang layak menjadi pahlawan nasional. Dan insyaallah pada tanggal 9 atau 10 bulan November ini, Bapak Presiden akan menganugerahkan gelar ke Lafran Pane sebagai pahlawan nasional," kata Mahfud.
Sebelumnya, Menteri Sosial yang juga Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) menyebut Lafran Pane sebagai salah satu kandidat pahlawan nasional.
TP2GP adalah tim yang menggodok nama-nama kandidat pahlawan nasional sebelum diambil keputusan. Usulan TP2GP diajukan ke Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan penganugerahan pahlawan nasional. (dnu/jbr/detik)
KERINCINEWS.COM, KERINCI - "Kita sangat menyesalkan kejadian seperti itu," kata Presiden di kawasan car free day Jakarta Pusat, Minggu (20/8), "tapi kita harus tetap tenang."
Pemasangan bendera Indonesia secara terbalik terdapat pada buku panduan Pesta Olah Raga Asia Tenggara SEA Games 2017 yang dibuka Sabtu (19/8) di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kesalahan pemuatan bendera Indonesia dalam buku panduan Sea Games ini memicu tagar Shame on You Malaysia di Twitter - yang hingga kini sudah dipakai 70.000 kali.
Pihak penyelenggara sudah meminta maaf terkait insiden terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games 2017 setelah menuai banjir kritik, kecaman dan hujatan di media sosial.
Permintaan maaf ini dikeluarkan resmi oleh pihak penyelenggara Sea Games di Malaysia dengan mengatakan bahwa kesalahan itu murni ketidaksengajaan.
"Kesalahan ini sangat kami sesali," kata mereka dalam sebuah pernyataan. Disebutkan, menteri pemuda dan olahraga dan ketua penyelenggara Sea Games Malaysia akan menghubungi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk kembali menyampaikan permohonan maaf.
Image caption
Presiden Jokowi menyesalkan kejadian itu namun meminta agar semua reaksi bersifat proporsional.
Kehebohan diawali oleh kicauan Menpora Imam Nahrawi yang sedang mengikuti pembukaan Sea Games di Malaysia, Sabtu (20/08) malam kemarin.
Dalam cuitan itu, dia mencantumkan foto buku Sea Games yang memuat bendera Indonesia terbalik dan menulis, "pembukaan #SEAgame2017 yang bagus tapi tercederai dengan keteledoran fatal yang amat menyakitkan. Bendera kita.... Merah Putih. Astaghfirullaah..." Betul, dalam posting yang menyertakan gambar halaman buku itu, Menpora Imam Nahrawi menuliskan istigfar.
Dalam keterangan resmi, kementrian luar negeri Indonesia melalui jubir Armanatha Nassir mengatakan telah menyampaikan kekecewaan melalui nota diplomatik dan menyebut bahwa masalah itu telah dibahas oleh Menlu Indonesia dan menlu Malaysia, Sabtu malam itu juga.
Kontingen Indonesia dalam pembukaan Sea Games, kemarin malam.
Tagar 'Shame on You Malaysia' masih banyak digunakan, walau Malaysia sudah meminta maaf secara resmi kemarin. Keliru lagi?
Malaysia sudah minta maaf, sejumlah pengguna media sosial tampak belum selesai mempersoalkan kesalahan itu. Tagar 'Shame on You Malaysia' masih menjadi topik populer pagi ini.
Beberapa orang menyinggung grafis sebuah surat kabar yang juga membuat gambar bendera Indonesia terbalik.
Skip Twitter post by @maymayrin
Not only in booklet but today newspaper still use wrong Indonesian flag??? OMG!!!#ShameOnYouMalaysia pic.twitter.com/Hd3FagJfdK
— NOONAKON (@maymayrin) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @maymayrin
"Lagi dan lagi," kata @a_ainunnajib, mengacu pada kesalahan pemuatan gambar bendera yang berulang. Lainnya mengatakan bahwa ketersinggungan Indonesia terhadap insiden ini mungkin tak dimengerti oleh Malaysia karena kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan, bukan 'diberikan oleh Inggris.'
Skip Twitter post by @theonlynine
Malay dont know what nationalism is. Coz their independence was just a giveaway from British #shameonyoumalaysia #shameonmalaysia
— Wahyu Di (@theonlynine) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @theonlynine
Sebagian lagi mengomentari pemutaran lagu 'Rasa Sayange' dalam pembukaan Sea Games malam itu.
"Lagu Rasa Sayange yg diputar disana dan insiden Bendera Indonesia terbalik itu benar-benar menyakiti hati kami!!" kata @Laksmaanaa.
Tapi tak semua orang suka dengan kehebohan ini. "Edan sekali reaksi orang-orang ini terhadap bendera Indonesia yang terbalik. Beda reaksi saat ada TKI disiksa," kata aktivis perempuan Tunggal Pawestri di Twitter.
Lainnya mengatakan, "kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tapi saat kita hina-hina negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys."
Skip Twitter post by @tunggalp
Gagal evolusi itu kalau kamu santai saja lihat bendera ISIS berkibar di Indonesia tapi ngamuk saat bendera Indonesia dipasang kebalik 🇲🇨🙈
— Tunggal Pawestri (@tunggalp) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @tunggalp
Skip Twitter post by @BadmintonTalk
Kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tp saat kita hina2 negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys..
— Badminton Talk (@BadmintonTalk) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @BadmintonTalk
Skip Twitter post by @Sijo_su
gambar bendera terbalik di buku sea games hanya keteledoran tukang grafis, kita gak perlu makantar-kantar spt mau perang-- #sumbupendek
— Sijo Sudarsono (@Sijo_su) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @Sijo_su
Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun, dengan bahasa yang hampir sama, dan komposisi sosial dan agama yang cukup mirip, namun memiliki sejarah panjang perseteruan.
Beberapa kalangan pernah menuding Malaysia 'mencaplok' berbagai kekayaan budaya Indonesia untuk diklaim sebagai budaya Malaysia. Pertandingan sepakbola Indonesia-Malaysia pun beberapa kali diwarnai insiden di luar lapangan.
sumber :cnnindonesia.com
"Tapi tidak usah dibesar-besarkan. Kita menunggu permintaan maaf dari pemerintah Malaysia karena ini menyangkut sebuah kebanggaan nasionalisme dari bangsa kita Indonesia," katanya.
Pemasangan bendera Indonesia secara terbalik terdapat pada buku panduan Pesta Olah Raga Asia Tenggara SEA Games 2017 yang dibuka Sabtu (19/8) di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kesalahan pemuatan bendera Indonesia dalam buku panduan Sea Games ini memicu tagar Shame on You Malaysia di Twitter - yang hingga kini sudah dipakai 70.000 kali.
Pihak penyelenggara sudah meminta maaf terkait insiden terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games 2017 setelah menuai banjir kritik, kecaman dan hujatan di media sosial.
Permintaan maaf ini dikeluarkan resmi oleh pihak penyelenggara Sea Games di Malaysia dengan mengatakan bahwa kesalahan itu murni ketidaksengajaan.
"Kesalahan ini sangat kami sesali," kata mereka dalam sebuah pernyataan. Disebutkan, menteri pemuda dan olahraga dan ketua penyelenggara Sea Games Malaysia akan menghubungi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk kembali menyampaikan permohonan maaf.
Image caption
Presiden Jokowi menyesalkan kejadian itu namun meminta agar semua reaksi bersifat proporsional.
Kehebohan diawali oleh kicauan Menpora Imam Nahrawi yang sedang mengikuti pembukaan Sea Games di Malaysia, Sabtu (20/08) malam kemarin.
Dalam cuitan itu, dia mencantumkan foto buku Sea Games yang memuat bendera Indonesia terbalik dan menulis, "pembukaan #SEAgame2017 yang bagus tapi tercederai dengan keteledoran fatal yang amat menyakitkan. Bendera kita.... Merah Putih. Astaghfirullaah..." Betul, dalam posting yang menyertakan gambar halaman buku itu, Menpora Imam Nahrawi menuliskan istigfar.
Dalam keterangan resmi, kementrian luar negeri Indonesia melalui jubir Armanatha Nassir mengatakan telah menyampaikan kekecewaan melalui nota diplomatik dan menyebut bahwa masalah itu telah dibahas oleh Menlu Indonesia dan menlu Malaysia, Sabtu malam itu juga.
Kontingen Indonesia dalam pembukaan Sea Games, kemarin malam.
Tagar 'Shame on You Malaysia' masih banyak digunakan, walau Malaysia sudah meminta maaf secara resmi kemarin. Keliru lagi?
Malaysia sudah minta maaf, sejumlah pengguna media sosial tampak belum selesai mempersoalkan kesalahan itu. Tagar 'Shame on You Malaysia' masih menjadi topik populer pagi ini.
Beberapa orang menyinggung grafis sebuah surat kabar yang juga membuat gambar bendera Indonesia terbalik.
Skip Twitter post by @maymayrin
Not only in booklet but today newspaper still use wrong Indonesian flag??? OMG!!!#ShameOnYouMalaysia pic.twitter.com/Hd3FagJfdK
— NOONAKON (@maymayrin) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @maymayrin
"Lagi dan lagi," kata @a_ainunnajib, mengacu pada kesalahan pemuatan gambar bendera yang berulang. Lainnya mengatakan bahwa ketersinggungan Indonesia terhadap insiden ini mungkin tak dimengerti oleh Malaysia karena kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan, bukan 'diberikan oleh Inggris.'
Skip Twitter post by @theonlynine
Malay dont know what nationalism is. Coz their independence was just a giveaway from British #shameonyoumalaysia #shameonmalaysia
— Wahyu Di (@theonlynine) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @theonlynine
Sebagian lagi mengomentari pemutaran lagu 'Rasa Sayange' dalam pembukaan Sea Games malam itu.
"Lagu Rasa Sayange yg diputar disana dan insiden Bendera Indonesia terbalik itu benar-benar menyakiti hati kami!!" kata @Laksmaanaa.
Tapi tak semua orang suka dengan kehebohan ini. "Edan sekali reaksi orang-orang ini terhadap bendera Indonesia yang terbalik. Beda reaksi saat ada TKI disiksa," kata aktivis perempuan Tunggal Pawestri di Twitter.
Lainnya mengatakan, "kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tapi saat kita hina-hina negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys."
Skip Twitter post by @tunggalp
Gagal evolusi itu kalau kamu santai saja lihat bendera ISIS berkibar di Indonesia tapi ngamuk saat bendera Indonesia dipasang kebalik 🇲🇨🙈
— Tunggal Pawestri (@tunggalp) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @tunggalp
Skip Twitter post by @BadmintonTalk
Kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tp saat kita hina2 negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys..
— Badminton Talk (@BadmintonTalk) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @BadmintonTalk
Skip Twitter post by @Sijo_su
gambar bendera terbalik di buku sea games hanya keteledoran tukang grafis, kita gak perlu makantar-kantar spt mau perang-- #sumbupendek
— Sijo Sudarsono (@Sijo_su) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @Sijo_su
Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun, dengan bahasa yang hampir sama, dan komposisi sosial dan agama yang cukup mirip, namun memiliki sejarah panjang perseteruan.
Beberapa kalangan pernah menuding Malaysia 'mencaplok' berbagai kekayaan budaya Indonesia untuk diklaim sebagai budaya Malaysia. Pertandingan sepakbola Indonesia-Malaysia pun beberapa kali diwarnai insiden di luar lapangan.
sumber :cnnindonesia.com
KERINCINEWS.COM, KERINCI - "Kita sangat menyesalkan kejadian seperti itu," kata Presiden di kawasan car free day Jakarta Pusat, Minggu (20/8), "tapi kita harus tetap tenang."
Pemasangan bendera Indonesia secara terbalik terdapat pada buku panduan Pesta Olah Raga Asia Tenggara SEA Games 2017 yang dibuka Sabtu (19/8) di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kesalahan pemuatan bendera Indonesia dalam buku panduan Sea Games ini memicu tagar Shame on You Malaysia di Twitter - yang hingga kini sudah dipakai 70.000 kali.
Pihak penyelenggara sudah meminta maaf terkait insiden terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games 2017 setelah menuai banjir kritik, kecaman dan hujatan di media sosial.
Permintaan maaf ini dikeluarkan resmi oleh pihak penyelenggara Sea Games di Malaysia dengan mengatakan bahwa kesalahan itu murni ketidaksengajaan.
"Kesalahan ini sangat kami sesali," kata mereka dalam sebuah pernyataan. Disebutkan, menteri pemuda dan olahraga dan ketua penyelenggara Sea Games Malaysia akan menghubungi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk kembali menyampaikan permohonan maaf.
Image caption
Presiden Jokowi menyesalkan kejadian itu namun meminta agar semua reaksi bersifat proporsional.
Kehebohan diawali oleh kicauan Menpora Imam Nahrawi yang sedang mengikuti pembukaan Sea Games di Malaysia, Sabtu (20/08) malam kemarin.
Dalam cuitan itu, dia mencantumkan foto buku Sea Games yang memuat bendera Indonesia terbalik dan menulis, "pembukaan #SEAgame2017 yang bagus tapi tercederai dengan keteledoran fatal yang amat menyakitkan. Bendera kita.... Merah Putih. Astaghfirullaah..." Betul, dalam posting yang menyertakan gambar halaman buku itu, Menpora Imam Nahrawi menuliskan istigfar.
Dalam keterangan resmi, kementrian luar negeri Indonesia melalui jubir Armanatha Nassir mengatakan telah menyampaikan kekecewaan melalui nota diplomatik dan menyebut bahwa masalah itu telah dibahas oleh Menlu Indonesia dan menlu Malaysia, Sabtu malam itu juga.
Kontingen Indonesia dalam pembukaan Sea Games, kemarin malam.
Tagar 'Shame on You Malaysia' masih banyak digunakan, walau Malaysia sudah meminta maaf secara resmi kemarin. Keliru lagi?
Malaysia sudah minta maaf, sejumlah pengguna media sosial tampak belum selesai mempersoalkan kesalahan itu. Tagar 'Shame on You Malaysia' masih menjadi topik populer pagi ini.
Beberapa orang menyinggung grafis sebuah surat kabar yang juga membuat gambar bendera Indonesia terbalik.
Skip Twitter post by @maymayrin
Not only in booklet but today newspaper still use wrong Indonesian flag??? OMG!!!#ShameOnYouMalaysia pic.twitter.com/Hd3FagJfdK
— NOONAKON (@maymayrin) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @maymayrin
"Lagi dan lagi," kata @a_ainunnajib, mengacu pada kesalahan pemuatan gambar bendera yang berulang. Lainnya mengatakan bahwa ketersinggungan Indonesia terhadap insiden ini mungkin tak dimengerti oleh Malaysia karena kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan, bukan 'diberikan oleh Inggris.'
Skip Twitter post by @theonlynine
Malay dont know what nationalism is. Coz their independence was just a giveaway from British #shameonyoumalaysia #shameonmalaysia
— Wahyu Di (@theonlynine) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @theonlynine
Sebagian lagi mengomentari pemutaran lagu 'Rasa Sayange' dalam pembukaan Sea Games malam itu.
"Lagu Rasa Sayange yg diputar disana dan insiden Bendera Indonesia terbalik itu benar-benar menyakiti hati kami!!" kata @Laksmaanaa.
Tapi tak semua orang suka dengan kehebohan ini. "Edan sekali reaksi orang-orang ini terhadap bendera Indonesia yang terbalik. Beda reaksi saat ada TKI disiksa," kata aktivis perempuan Tunggal Pawestri di Twitter.
Lainnya mengatakan, "kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tapi saat kita hina-hina negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys."
Skip Twitter post by @tunggalp
Gagal evolusi itu kalau kamu santai saja lihat bendera ISIS berkibar di Indonesia tapi ngamuk saat bendera Indonesia dipasang kebalik 🇲🇨🙈
— Tunggal Pawestri (@tunggalp) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @tunggalp
Skip Twitter post by @BadmintonTalk
Kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tp saat kita hina2 negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys..
— Badminton Talk (@BadmintonTalk) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @BadmintonTalk
Skip Twitter post by @Sijo_su
gambar bendera terbalik di buku sea games hanya keteledoran tukang grafis, kita gak perlu makantar-kantar spt mau perang-- #sumbupendek
— Sijo Sudarsono (@Sijo_su) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @Sijo_su
Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun, dengan bahasa yang hampir sama, dan komposisi sosial dan agama yang cukup mirip, namun memiliki sejarah panjang perseteruan.
Beberapa kalangan pernah menuding Malaysia 'mencaplok' berbagai kekayaan budaya Indonesia untuk diklaim sebagai budaya Malaysia. Pertandingan sepakbola Indonesia-Malaysia pun beberapa kali diwarnai insiden di luar lapangan.
sumber :cnnindonesia.com
"Tapi tidak usah dibesar-besarkan. Kita menunggu permintaan maaf dari pemerintah Malaysia karena ini menyangkut sebuah kebanggaan nasionalisme dari bangsa kita Indonesia," katanya.
Pemasangan bendera Indonesia secara terbalik terdapat pada buku panduan Pesta Olah Raga Asia Tenggara SEA Games 2017 yang dibuka Sabtu (19/8) di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kesalahan pemuatan bendera Indonesia dalam buku panduan Sea Games ini memicu tagar Shame on You Malaysia di Twitter - yang hingga kini sudah dipakai 70.000 kali.
Pihak penyelenggara sudah meminta maaf terkait insiden terbaliknya bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games 2017 setelah menuai banjir kritik, kecaman dan hujatan di media sosial.
Permintaan maaf ini dikeluarkan resmi oleh pihak penyelenggara Sea Games di Malaysia dengan mengatakan bahwa kesalahan itu murni ketidaksengajaan.
"Kesalahan ini sangat kami sesali," kata mereka dalam sebuah pernyataan. Disebutkan, menteri pemuda dan olahraga dan ketua penyelenggara Sea Games Malaysia akan menghubungi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk kembali menyampaikan permohonan maaf.
Image caption
Presiden Jokowi menyesalkan kejadian itu namun meminta agar semua reaksi bersifat proporsional.
Kehebohan diawali oleh kicauan Menpora Imam Nahrawi yang sedang mengikuti pembukaan Sea Games di Malaysia, Sabtu (20/08) malam kemarin.
Dalam cuitan itu, dia mencantumkan foto buku Sea Games yang memuat bendera Indonesia terbalik dan menulis, "pembukaan #SEAgame2017 yang bagus tapi tercederai dengan keteledoran fatal yang amat menyakitkan. Bendera kita.... Merah Putih. Astaghfirullaah..." Betul, dalam posting yang menyertakan gambar halaman buku itu, Menpora Imam Nahrawi menuliskan istigfar.
Dalam keterangan resmi, kementrian luar negeri Indonesia melalui jubir Armanatha Nassir mengatakan telah menyampaikan kekecewaan melalui nota diplomatik dan menyebut bahwa masalah itu telah dibahas oleh Menlu Indonesia dan menlu Malaysia, Sabtu malam itu juga.
Kontingen Indonesia dalam pembukaan Sea Games, kemarin malam.
Tagar 'Shame on You Malaysia' masih banyak digunakan, walau Malaysia sudah meminta maaf secara resmi kemarin. Keliru lagi?
Malaysia sudah minta maaf, sejumlah pengguna media sosial tampak belum selesai mempersoalkan kesalahan itu. Tagar 'Shame on You Malaysia' masih menjadi topik populer pagi ini.
Beberapa orang menyinggung grafis sebuah surat kabar yang juga membuat gambar bendera Indonesia terbalik.
Skip Twitter post by @maymayrin
Not only in booklet but today newspaper still use wrong Indonesian flag??? OMG!!!#ShameOnYouMalaysia pic.twitter.com/Hd3FagJfdK
— NOONAKON (@maymayrin) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @maymayrin
"Lagi dan lagi," kata @a_ainunnajib, mengacu pada kesalahan pemuatan gambar bendera yang berulang. Lainnya mengatakan bahwa ketersinggungan Indonesia terhadap insiden ini mungkin tak dimengerti oleh Malaysia karena kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan, bukan 'diberikan oleh Inggris.'
Skip Twitter post by @theonlynine
Malay dont know what nationalism is. Coz their independence was just a giveaway from British #shameonyoumalaysia #shameonmalaysia
— Wahyu Di (@theonlynine) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @theonlynine
Sebagian lagi mengomentari pemutaran lagu 'Rasa Sayange' dalam pembukaan Sea Games malam itu.
"Lagu Rasa Sayange yg diputar disana dan insiden Bendera Indonesia terbalik itu benar-benar menyakiti hati kami!!" kata @Laksmaanaa.
Tapi tak semua orang suka dengan kehebohan ini. "Edan sekali reaksi orang-orang ini terhadap bendera Indonesia yang terbalik. Beda reaksi saat ada TKI disiksa," kata aktivis perempuan Tunggal Pawestri di Twitter.
Lainnya mengatakan, "kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tapi saat kita hina-hina negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys."
Skip Twitter post by @tunggalp
Gagal evolusi itu kalau kamu santai saja lihat bendera ISIS berkibar di Indonesia tapi ngamuk saat bendera Indonesia dipasang kebalik 🇲🇨🙈
— Tunggal Pawestri (@tunggalp) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @tunggalp
Skip Twitter post by @BadmintonTalk
Kita boleh tidak senang saat bendera kita terbalik. Tp saat kita hina2 negara orang setelah mereka minta maaf, that's equally bad guys..
— Badminton Talk (@BadmintonTalk) 19 Agustus 2017
End of Twitter post by @BadmintonTalk
Skip Twitter post by @Sijo_su
gambar bendera terbalik di buku sea games hanya keteledoran tukang grafis, kita gak perlu makantar-kantar spt mau perang-- #sumbupendek
— Sijo Sudarsono (@Sijo_su) 20 Agustus 2017
End of Twitter post by @Sijo_su
Indonesia dan Malaysia adalah negara serumpun, dengan bahasa yang hampir sama, dan komposisi sosial dan agama yang cukup mirip, namun memiliki sejarah panjang perseteruan.
Beberapa kalangan pernah menuding Malaysia 'mencaplok' berbagai kekayaan budaya Indonesia untuk diklaim sebagai budaya Malaysia. Pertandingan sepakbola Indonesia-Malaysia pun beberapa kali diwarnai insiden di luar lapangan.
sumber :cnnindonesia.com




