We Are Creative Design Agency

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Illum, fuga, consectetur sequi consequuntur nisi placeat ullam maiores perferendis. Quod, nihil reiciendis saepe optio libero minus et beatae ipsam reprehenderit sequi.

Find Out More Purchase Theme

Our Services

Lovely Design

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Great Concept

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Development

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

User Friendly

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Praesent feugiat tellus eget libero pretium, sollicitudin feugiat libero.

Read More

Recent Work

Tampilkan postingan dengan label jambi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jambi. Tampilkan semua postingan

Gunung Kerinci dan Candi Muaro Jambi Diproyeksikan jadi Warisan Dunia




KERINCINEWS.COM, JAMBI - Provinsi up Jambi memproyeksikan Gunung Kerinci dan Candi Muaro Jambi masuk dalam warisan dunia setelah UNESCO Global Geopark (UGG) resmi menyatakan Geopark Merangin sebagai warisan dunia.


“Geopark Merangin, Jambi pada 24 Mei, resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) atau warisan dunia, dan kini program kita ke depan Gunung Kerinci dan Candi Muaro Jambi juga jadi warisan dunia,” kata Gubernur Jambi Al Haris, Sabtu, 3 Juni 2023.

Saat ini pemerintah Provinsi Jambi berupaya maksimal melakukan pembenahan tata kelola Geopark Merangin, baik penataan di lapangan maupun pembenahan sisi dokumen supaya geopark itu memperoleh sertifikat pengakuan warisan dunia.

"Setelah Geopark Merangin, kita akan upayakan Gunung Kerinci dan Candi Muaro Jambi untuk menjadi bagian warisan dunia,” kata Gubernur Jambi Al Haris pada acara silahturahmi dan Halal Bi Halal Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Jakarta berlangsung di Balai Mufakat Anjungan Jambi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.
 



"Anjungan Jambi ini diharapkan juga bisa menjadi sarana promosi bagi produk khas Jambi seperti wisata, budaya dan kuliner," lanjut Al Haris.


Gubernur Jambi Al Haris juga mengungkapkan hasil pencapaian program pembangunan Jambi Mantap 2024.

"Ini merupakan langkah pemersatu bagi warga Jambi, kita juga harus mengapresiasi tokoh Jambi yang sukses di perantauan untuk pulang membangun Provinsi Jambi," terang dia.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga mengungkapkan bahwa persoalan batubara masih menjadi isu hangat di Provinsi Jambi.

Sebagai penyumbang devisa terbesar kedua batubara ini menjadi isu hangat, Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya dengan membuka akses jalan khusus angkutan batu bara dari Simpang Karmeo-Kilangan serta Simpang Durian Luncuk-Sridadi guna mengurai kemacetan.

Gubernur juga mengutarakan, Provinsi Jambi masuk ke dalam 10 besar provinsi dengan inflasi terendah dengan angka inflasi 3,78 persen dan ini merupakan tanda keberhasilan Provinsi Jambi dalam mengendalikan inflasi

Inilah 8 Besar Calon Bawaslu Provinsi Jambi




KERINCINEWS.COM, JAMBI -  Tim seleksi (Timsel) sudah mengumumkan hasil tes tertulis dan tes psikologi calon anggota Bawaslu Provinsi Jambi periode 2023-2028.



Hasilnya, sebanyak 8 nama dinyatakan lulus ke tahap selanjutnya yaitu tes kesehatan dan wawancara yang akan digelar pada 5-7 Juni 2023 mendatang. 



Ketua Timsel Dr Syamsir mengatakan tes kesehatan akan dilakukan pada 5 Juni dimulai pada pukul 07.30 Wib di RS Bhayangkara Jambi, jalan Raden Mattaher No.3, Rajawali, Kota Jambi. Sedangkan tes wawancara dilakukan pada 7 Juni di mulai pukul 08.00 wib di Hotel Aston J di jalan Sultan Agung, Kelurahan Murni, Telanipura, Kota Jambi.


 


“Nama-nama yang dinyatakan lulus akan mengikuti tes kesehatan dan wawancara. Jadwalnya sudah kita umumkan,” ujarnya, Jumat (2/6/2023).


 

Dr Syamsir menyebutkan bahwa pihaknya memberikan ruang kepada untuk bisa memberikan tanggapan dan masukan terhadap Calon Anggota Bawaslu Provinsi Jambi. Masukan dan tanggapan masyarakat in bisa ditujukan kepada Tim Seleksi Bawaslu Provinsi Jambi dengan mengisi formulir yang sudah disediakan. 



“Tanggapan masyarakat ini paling lambat diterima tanggal 6 Juni. Formulir tanggapan dapat diunduh di website Bawaslu Provinsi Jambi,” pungkasnya.


Inilah nama-nama yang dinyatakan lulus 8 Besar yakni:

  1. Aliwardana, 
  2. Apnizal, 
  3. Deni Rahmat, 
  4. Hariyanto Prasetya Wibawa
  5. Indra Tritusian, 
  6. Irwan, 
  7. Rupi Udin,
  8. Wein Arifin. 



Sumber: Jambi ekspres 



Ini Jadwal dan Tahapan Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024


KERINCINEWS.COM
- Ternyata jadwal pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan kepala daerah (pilkada), semua dilaksanakan hari Rabu. 

Belum diketahui persis apa alasan pemilihan hari Rabu, namun Rabu menjadi keputusan Komisi II DPR RI sesuai kesepakatan dengan pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Perlu diingat pula, tahun 2024 masyarakat Indonesia akan melalui dua kali pemilihan. Bulan dan tanggal berbeda namun tetap di hari yang sama yaitu Rabu.


Pileg dan Pilpres 2024 Putaran Pertama:

1. 14 Juni 2022 - 14 Juni 2024: Perencanaan program dan anggaran serta penyusunan peraturan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu 2024

2. 14 Oktober 2022 - 21 Juni 2023: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih

3. 29 Juli 2022 - 13 Desember 2022: Pendaftaran dan verifikasi peserta Pemilu

4. 14 Desember 2022: Penetapan peserta Pemilu 2024

5. 14 Oktober 2022 - 9 Februari 2023: Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan

6. 6 Desember 2022 - 25 November 2023: Pencalonan anggota DPD

7. 4 April 2023 - 25 November 2023: Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota

8. 19 Oktober 2023 - 25 November 2023: Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden

9. 28 November 2023 - 10 Februari 2024: Masa kampanye Pemilu 2024

10. 11 Februari 2024 - 13 Februari 2024: Masa tenang

11. 14 Februari 2024: Pemungutan suara (Pileg 2024 dan Pilpres 2024)

12. 14 Februari 2024 - 15 Februari 2024: Penghitungan suara

13. 15 Februari 2024 - 20 Maret 2024: Rekapitulasi hasil penghitungan suara

Waktu 3 Hari Setelah Pemberitahuan MK atau 3 Hari Setelah Putusan MK yaitu Penetapan hasil Pemilu


Tahapan Pilpres 2024 Putaran Kedua 

1. 22 Maret 2024 - 25 April 2024: Pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih

2. 2 Juni 2024 - 22 Juni 2024: Masa kampanye Pilpres 2024 putaran kedua

3. 23 Juni 2024 - 25 Juni 2024: Masa tenang

4. 26 Juni 2024: Pemungutan suara Pilpres 2024 putaran kedua

5. 26 Juni 2024 - 27 Juni 2024: Penghitungan suara

6. 27 Juni 2024 - 20 Juli 2024: Rekapitulasi hasil penghitungan suara.


Jadwal Pelantikan:

- 1 Oktober 2024: Pengucapan sumpah/janji DPR dan DPD

- 20 Oktober 2024: Pengucapan sumpah/janji Presiden dan Wakil Presiden.

- Jadwal Pelantikan Kepala Daerah Menyesuaikan proses hukum sengketa (jika ada).

Geopark Merangin Resmi Masuk UNESCO Global Geopark



KERINCINEWS.COM, MERANGIN - Geopark Merangin, Jambi, resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark usai sidang tahunan di Paris, Prancis, Rabu (24/5).Geopark Merangin memenuhi syarat secara internasional untuk masuk daftar UNESCO Global Geopark.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, Arif Budiman, menyampaikan, kawasan Geopark Merangin mengandung fosil dan situs yang berusia ratusan juta tahun. Temuan itu menjadi perhatian dunia sehingga bentang alam ini menjadi warisan dunia berdasarkan kriteria UNESCO.


"Geopark Merangin sudah memenuhi syarat secara internasional bahwa ada beberapa temuan berupa fosil, situs, batu silindrik, situs megalitikum," kata Arif, kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/5).


Ia mengatakan pada tahun 2015, sebenarnya Pemerintah Provinsi Jambi sudah mengusulkan Geopark Merangin menjadi warisan dunia. Namun, usulan itu gagal.


"Tahun 2015 gagal. Tahun 2022 ini, alhamdulillah lolos. Pada September 2022 lalu, tim dari UNESCO melakukan evaluasi dan melihat situasi lapangan," ungkapnya.


Dengan ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark, maka kawasan ini harus dikembangkan agar layak dikunjungi turis dari berbagai negara.


"Menjadi destinasi wisata baru yang berkelas dunia di Jambi. Kemudian, langkah ke depan kita akan melakukan pembenahan dan perbaikan di sejumlah site, sehingga Geopark Merangin ini layak dikunjungi wisatawan dunia. Ini akan dievaluasi UNESCO setelah 4 tahun ke depan. Syarat-syarat yang ditetapkan mereka harus dipenuhi," kata Arif.


General Manager Geopark Merangin, Agus Zainuddin, mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengelolaan, termasuk dengan melibatkan masyarakat setempat. Harapannya, pengelolaan ini akan berdampak baik bagi perekonomian masyarakat.


"Jadi, menganut konsep pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Tentu harus dikelola dengan baik, dimanfaatkan dengan baik, dijaga dengan baik, sehingga bermanfaat kepada masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah," tambahnya.


Pihak UNESCO pun menyarakan agar informasi tentang Geopark Merangin, seperti gua purba di kawasan Sungai Manau dan informasi gunung api, diekspos di lokasi tersebut agar pengunjung memperoleh wawasan terkait apa yang mereka kunjungi.


"UNESCO menyarankan informasi terkait gua yang berusia 170 juta tahun di Sungai Manau dan di sekitarnya yang saat ini minim informasi. Tugas kita melengkapinya selama 4 tahun ke depan bersamaan pemberdayaan masyarakat," tuturnya.


"Selain itu, juga informasi gunung api. Ada 4 gunung purba yang masih minim informasi seperti, Gunung Tungkat, Gunung Masurai, Gunung Ulu Nilo, dan Gunung Sumbing," imbuhnya.


Sebelum ditetapkan sebagai warisan dunia, Geopark Merangin telah melewati proses yang panjang dari tahun 2012. Pada tahun 2014, Geopark Merangin yang baru diakui secara nasional, itu dicoba untuk diusulkan ke Global Geopark Network (GGN).


"Pada tahun 2014 pemerintah Indonesia mengusulkan ke GGN, namun kita belum siap maka tertunda," katanya.


Tak berhenti di situ saja, pada tahun 2019, ujar Agus, pihaknya terus melakukan penguatan stakeholder, NGO, komunitas, hingga masyarakat adat, serta meningkatkan manajemen pengelolaan dan penataan situs di area tersebut.


"Kita lakukan penguatan di manajemen sampai pembangunan situs, baik itu situs geologi, situs biologi, maupun situs budaya. Karena kita merasa sudah memenuhi kita usulkan pada tahun 2020," bebernya.


Puncaknya tahun 2020, Geopark Merangin diusulkan kembali ke GGN bersamaan dengan Geopark Raja Ampat.


"Pada September 2022 kita dilakukan evaluasi dari UNESCO yang datang ke Merangin. Hingga pada akhirnya dalam rapat UNESCO, dengan delapan anggota counsil, menyatakan Geopark Merangin memenuhi syarat sebagai UNESCO Global Geopark," kata Agus.



Nuzran Joher dan Harapan Perubahan: Sebuah Catatan Menjelang Pemilu Legislatif 2019



Oleh: RAUSHAN FIKRI

KERINCINEWS.COM, “I will prepare and someday my chance will come.” (Saya akan melakukan persiapan dan suatu hari nanti kesempatan saya akan datang). Demikian kata Presiden Amerika Serikat ke-19, Abraham Lincoln (1809-1865). Ya, Nuzran Joher telah melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Lincoln. Nuzran—disadari atau pun mungkin juga tanpa disadarinya—telah mempersiapkan diri dalam waktu yang relatif panjang untuk menjadi seorang pemimpin (leader). Nuzran remaja hidup di ujung rezim Orde Baru yang otoriter, kaku, dan cenderung pada hal-hal yang serba simbolis-formalistik yang ekstrem.

Tapi, minat Nuzran lain: ia berbeda dengan trend rekan-rekan seusianya yang berlomba-lomba ingin jadi PNS pada era 90-an. Mungkin karena ia berkelindan dengan dunia pergerakan, aktivis, dan idealisme, ia kurang berminat untuk pakai seragam dinas. Nuzran justru menenggelamkan diri dalam aktivitas-aktivitas organisasi kemahasiswaan yang ia yakini mampu membuatnya besar dan berbeda dari rekan-rekannya kelak: menjadi tokoh dan pemimpin sosial.

Bertahun-tahun ia digembleng dan tergembleng di organisasi perkaderan: HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Nuzran tumbuh dengan karakter kepemimpinan yang nasionalis-religius. HMI—sebagai sebuah organisasi kemahasiswaan yang telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin-pemimpin cemerlang bangsa ini—adalah organisasi yang dipilihnya ketika menjadi mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat. Karena kecintaannya pada kemanusiaan (humanity), kemerdekaan intelektual (intellectual freedom), dan kepedulian sosial ia memilih jalan hidup sebagai aktivis mahasiswa. Puncaknya di saat reformasi ’98 ia tampil memimpin gerakan mahasiswa ‘98 di Sumatera Barat dan menjadikan kampus IAIN sebagai pusat pergerakan 48 perguruan tinggi, sampai jatuhnya rezim Orde Baru.

Ia cuekkan apa yang menjadi momok oleh teman-teman kuliahnya di masa Orde Baru dulu, yang apatis dengan organisasi: ancaman DO (drop out). Tapi, tak sia-sia. Nuzran terbukti di kemudian hari, telah menikmati hasil itu: karakter kepemimpinan (leadership) justru banyak ia dapatkan dalam dunia organisasi, bukan di kampus formal. Namun, ia tetap bisa merampungkan kuliah dan berhasil mendapat gelar sarjana.

Tak hanya sukses organisasi, ia juga sukses secara akademis. Kedua hal itu telah membentuk dan memperkuat talenta kepemimpinan yang ada dalam dirinya. Bukti keuletan dan talenta kepemimpinannya: ia bersama aktivis Sumatera Barat dan Jambi mendirikan HMI Cabang Kerinci, dan ia menjadi ketua umum pertama. Sampai saat ini, sudah ribuan kader dan alumni yang lahir dari rahim pengkaderan HMI Cabang Kerinci. Pelan tapi pasti telah muncul kader dan bibit-bibit generasi muda yang tangguh, ulet serta siap mengisi pembangunan di segala bidang baik di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Nasional.

Dalam kancah pergulatan sosial organisasi HMI ia berhasil menjadi Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Jakarta, Kandidat Ketua Umum DPP KNPI 2011-2013 serta menjadi Ketua DPP KNPI Bidang Otonomi Daerah. Sesuatu yang tidak mudah dicapai oleh banyak aktivis dari berbagai daerah di Indonesia.

Kini, Nuzran Joher dipercaya bersama 62 orang tokoh Nasional lainnya—mantan menteri, hakim Mahkamah Konstitusi, akademisi, mantan anggota DPR dan DPD RI—berhimpun mewakili Fraksi Politik di MPR sebagai anggota di Lembaga Pengkajian MPR RI sejak 2016 sampai sekarang.

Figur Bersih, Peduli, dan Santun

Terlahir dari keluarga sederhana, di Desa Maliki Air Rawang, Sungai Penuh-Kerinci, 44 tahun silam, tepatnya 28 Oktober 1973, Nuzran—meminjam istilah wartawan senior Rosihan Anwar dalam salah satu tulisannya di Harian Kompas—adalah sosok “anak kampung tinggi melambung”. Sejak kecil, menurut pengakuannya, ia memang sudah tertarik dengan dunia politik dan kepemimpinan. Ia kerap dibawa mengikuti kegiatan-kegiatan sosial keagamaan dan politik. Bakat kepemimpinannya terus ia asah. Ia aktif di berbagai organisasi, mulai dari Remaja Masjid, Ketua OSIS PGAN/MAN, dan kepemudaan di kampung, sampai—ketika duduk di bangku kuliah di perguruan tinggi—menduduki jabatan sebagai Ketua Umum (sekarang: dikenal dengan istilah “Presiden BEM”). Organisasi adalah bagian dari hidupnya.

Karena organisasi juga, Nuzran telah mengembara ke berbagai tempat di Tanah Air. Jiwa nasionalismenya tumbuh. Idealismenya kokoh. Tidak seperti pada umumnya pemuda-pemudadi kampungnya yang enggan meninggalkan tanah kelahiran, Nuzran justru memilih hijrah keluar daerah. Namun, semua itu tidaklah membuatnya angkuh dan melupakan kampung halaman dan sahabatnya. Ia tetap ingat akan masyarakat daerahnya—Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi—yang saat ini masih banyak yang hidup susah dan mengalami kemiskinan, ketidakadilan, dan keterbelakangan.

Mungkin, bagi Nuzran, berlaku nasihat dari Imam Syafi’i kepada para pencari untuk berani melakukan pengembaraan intelektual: ”Berangkatlah, niscaya engkau akan mendapatkan ganti untuk semua yang engkau tinggalkan. Bersusah payahlah sebab kenikmatan hidup direngkuh dalam kerja keras. Ketika air mengalir, ia akan menjadi jernih dan ketika berhenti ia akan menjadi keruh. Sebagaimana anak panah, jika tidak meninggalkan busurnya tak akan mengenai sasaran. Biji emas yang belum diolah sama dengan debu di tempatnya.”

Ya, benar nasihat Imam Syafi’i. Pada 2004, di usianya yang relatif muda, ia diberi amanah oleh masyarakat Jambi sebagai Senator: menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) mewakili Provinsi Jambi. Ia memperoleh suara yang cukup fantastis dan spektakuler: 137.018 suara. Suara terbanyak di antara seluruh perolehan suara anggota DPD RI ketika itu. Di usia yang sangat belia (31 tahun) ia tampil sebagai tokoh muda di pentas politik Nasional—mengalahkan pesaing-pesaingnya yang berasal dari berbagai latar belakang. Di DPD RI, ia dipercaya sebagai Ketua dan Pimpinan PAH (Panitia Ad Hoc) III DPD RI tiga tahun berturut-turut pada 2004-2007. Ia juga pernah duduk sebagai anggota PAH I yang membidangi urusan hukum dan otonomi daerah, Panitia Perancang Undang-Undang 2004-2009.

Tidak hanya itu, ia juga punya segudang pengalaman internasional ke berbagai negaranegara di dunia seperti Arab Saudi, Dubai, Jepang, Finlandia, Kuba, Norwegia, Polandia, Jerman, China dan lainnya. Sepanjang karirnya, ia tergolong figur yang bersih. Tidak ada catatan hitam. Tidak pernah ia tersandung persoalan-persoalan korupsi, gratifikasi, asusila, dan perilaku bejat lainnya. Selama menjadi anggota DPD RI, ia bekerja jujur untuk masyarakat Jambi. Terkadang ia bekerja dalam sunyi dan luput dari sorotan media. Namun, ia tetap bekerja, walaupun kadang difitnah dan diumpat di sana-sini. Tapi, ia tak pernah merisaukannya. Itulah sebuah karakter kepemimpinan yang kuat.

Bukti lain dari kecintaannya untuk membangun negeri: pada 2008, ia pernah mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Kerinci, walaupun pada akhirnya gagal. Tapi, Emil Peria—yang juga aktivis pergerakan dan tokoh politik muda Kerinci—pernah mengatakan yang intinya: tidaklah menjadi soal Nuzran kalah dalam kompetisi di Pilkada Kerinci. Yang penting itu: kita telah mencoba mendobrak status quo (kemapanan) dan kebekuan demokrasi yang selama ini dianggap hanya monopoli dan dominasi “kaum tua”, dan golongan elite.

Pasca kekalahannya sebagai Bupati Kerinci sambil menyelesaikan jabatan sebagai anggota DPD, Nuzran di tarik oleh DR. H. Marzuki Alie sebagai Staf Ahli Ketua DPR RI 2009-2012. Pada masa yang bersamaan, ia didaulat oleh para sesepuh, senior HKK dan MPK se-Indonesia (Masyarakat Peduli Kerinci) sebagai Sekretaris Jenderal DPP MPK selama dua Periode.

Pada 2014, Nuzran kembali ke pentas politik Nasional sebagai calon DPD RI periode 2014, namun gagal. Tapi sebagai tokoh dan pejuang sejati, yang selalu berupaya memperjuangkan nasib rakyat banyak, pada 2015, Nuzran kembali ke arena politik: ia dipercaya sebagai Calon Wakil Walikota Kota Sungai Penuh mendampingi Herman Muchtar. Tapi perjuangannya kembali gagal. Kesuksesan dan kegagalan yang dialami Nuzran dalam suatu perjuangan tak membuatnya patah arang. Nuzran punya prinsip: “Berdamai dengan masa lalu adalah sebuah pelepasan yang bijak. Siapa pun kita di masa itu jangan sampai merusak irama perjuangan hari ini dan harapan besar esok hari.” Itulah sebuah kesantunan politik yang jarang kita dapati. Dan prinsip itu juga yang membuat Nuzran dikagumi dan disegani banyak pihak.

Semangat, keteguhan, dan kesantunan perjuangan politik Nuzran Joher ini sangat menarik dan unik. Hal itu telah menarik minat mahasiswa jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Uun Lionar. Uun Lionar mengkaji biografi tematis dalam bentuk skripsi dengan judul: NUZRAN JOHER: Dari Aktivis Mahasiswa Hingga Politisi. Uun dapat mempertahankan skripsinya itu di hadapan penguji dan berhasil menggondol gelar sarjana pada tahun 2015.

Harapan Perubahan

Kini, Buya Ran—sapaan akrab Nuzran Joher—kembali dilirik oleh banyak kalangan tokoh-tokoh, kelompok pro perubahan, partai politik tingkat pusat dan daerah. Ia “turun gunung”. Ia digadang-gadang dan disebut-sebut sebagai tokoh muda yang akan muncul dan mampu melakukan perubahan yang lebih menyegarkan panggung politik Provinsi Jambi. Kini, ia maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Jambi dari PDI-Perjuangan yang lebih berintegritas.

Dari sekian banyak pengalaman, relasi, dan dedikasinya di tingkat Nasional, Nuzran, dipandang oleh banyak pengamat, akan lebih mampu memberikan perubahan signifikan  terhadap peningkatan kualitas kinerja DPRD Provinsi Jambi ke depan. Selama ini, DPRD Provinsi Jambi dinilai belum mampu memberikan kemajuan yang berarti bagi masyarakat  Jambi, khususnya Sungai Penuh-Kerinci. Belum terlihat terobosan-terobosan besar dan  signifikan yang telah dilakukan DPRD Provinsi Jambi selama 4 tahun terakhir ini. Kekecewaan masyarakat diperparah lagi dengan prahara dan tragedi OTT KPK beberapa waktu lalu yang melibatkan eksekutif dan legislatif: suatu kejadian yang sangat mencoreng nama baik lembaga yang terhormat itu.

Oleh karena itu, masyarakat Jambi butuh penyegaran dan perbaikan yang berarti. Wajah dan nama baik Jambi perlu di-”segarkan”. Tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, sarana, dan prasarana, tapi juga dalam bidang moralitas, integritas, dan manajemen birokrasi pemerintahan. Masyarakat Jambi menginginkan adanya peningkatan perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (clean and good governance), termasuk dalam hal rekrutmen CPNS dan penempatan orang untuk jabatan tertentu sesuai dengan keahliannya (the right man on the right place).

Masyarakat Jambi tidak hanya butuh legislator handal, tapi juga membutuhkan aktor dengan gaya kepemimpinan yang energik, dinamis, visioner, terbuka, tidak bergaya birokrat yang kaku, tidak terlalu formalistik dan feodal; dan yang tidak kalah penting: memiliki jiwa “pendobrak” kebekuan dan anti kemapanan, sehingg bisa melahirkan produk legislasi daerah yang berkualitas yang berpihak kepada rakyat. Tipe itu, dalam pandangan banyak kalangan saat ini, ada pada sosok Nuzran Joher yang berlatar belakang aktivis pergerakan dan aktivis mahasiswa. Karakter aktivis sejati tidak terlalu suka dengan simbol dan gaya formalistik yang kaku yang bersifat lip service belaka.

Nuzran dikenal dengan motto perjuangan: “KBKB” (Kita Bisa Karena Bersama dan Benahi Negeri). Motto ini meneguhkan kepada kita akan prinsip kerjasama dalam berjuang dan menikmatinya secara adil dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Kini ia menambah motto perjuangannya: “Merangkai Semangat Juang, Menuju Kemenangan”. Ia pun berpesan bahwa Pemilu Legislatif ini adalah sebuah kontestasi dan kompetisi yang harmonis, cerdas, dan ceria, bukan arena permusuhan dan saling menjelekkan. Mari nyalakan cahaya kebaikan masing-masing, tapi jangan padamkan cahaya orang lain. Subhanallah...!!

Karena kesungguhan dan keikhlasannya untuk berjuang membangun Jambi, khususnya Sungaipenuh-Kerinci, tidaklah salah jika banyak kalangan masyarakat—tokoh agama, pemangku adat, cerdik pandai, para petani, pedagang kaki lima, ibu-ibu (mak-mak) tukang ojek, sopir angkot, pedagang pasar, buruh, ASN, pemuda dan mahasiswa serta kaum milenial, yang merindukan perubahan (change) ke arah yang lebih baik—menaruh harapan besar pada Nuzran Joher untuk duduk dan memberikan warna positif penuh keadaban moral di lembaga DPRD Provinsi Jambi kedepan. Mungkinkah Nuzran Joher memenuhi harapan itu? Bismillahirrahmanirrahim, semoga...!!! .Selamat Berjuang, Sang Aktivis...!!!

RAUSHAN FIKRI
Aktivis dan Pegiat Anti Korupsi

Nuzran Joher dan Harapan Perubahan: Sebuah Catatan Menjelang Pemilu Legislatif 2019



Oleh: RAUSHAN FIKRI

KERINCINEWS.COM, “I will prepare and someday my chance will come.” (Saya akan melakukan persiapan dan suatu hari nanti kesempatan saya akan datang). Demikian kata Presiden Amerika Serikat ke-19, Abraham Lincoln (1809-1865). Ya, Nuzran Joher telah melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan Lincoln. Nuzran—disadari atau pun mungkin juga tanpa disadarinya—telah mempersiapkan diri dalam waktu yang relatif panjang untuk menjadi seorang pemimpin (leader). Nuzran remaja hidup di ujung rezim Orde Baru yang otoriter, kaku, dan cenderung pada hal-hal yang serba simbolis-formalistik yang ekstrem.

Tapi, minat Nuzran lain: ia berbeda dengan trend rekan-rekan seusianya yang berlomba-lomba ingin jadi PNS pada era 90-an. Mungkin karena ia berkelindan dengan dunia pergerakan, aktivis, dan idealisme, ia kurang berminat untuk pakai seragam dinas. Nuzran justru menenggelamkan diri dalam aktivitas-aktivitas organisasi kemahasiswaan yang ia yakini mampu membuatnya besar dan berbeda dari rekan-rekannya kelak: menjadi tokoh dan pemimpin sosial.

Bertahun-tahun ia digembleng dan tergembleng di organisasi perkaderan: HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Nuzran tumbuh dengan karakter kepemimpinan yang nasionalis-religius. HMI—sebagai sebuah organisasi kemahasiswaan yang telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin-pemimpin cemerlang bangsa ini—adalah organisasi yang dipilihnya ketika menjadi mahasiswa IAIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat. Karena kecintaannya pada kemanusiaan (humanity), kemerdekaan intelektual (intellectual freedom), dan kepedulian sosial ia memilih jalan hidup sebagai aktivis mahasiswa. Puncaknya di saat reformasi ’98 ia tampil memimpin gerakan mahasiswa ‘98 di Sumatera Barat dan menjadikan kampus IAIN sebagai pusat pergerakan 48 perguruan tinggi, sampai jatuhnya rezim Orde Baru.

Ia cuekkan apa yang menjadi momok oleh teman-teman kuliahnya di masa Orde Baru dulu, yang apatis dengan organisasi: ancaman DO (drop out). Tapi, tak sia-sia. Nuzran terbukti di kemudian hari, telah menikmati hasil itu: karakter kepemimpinan (leadership) justru banyak ia dapatkan dalam dunia organisasi, bukan di kampus formal. Namun, ia tetap bisa merampungkan kuliah dan berhasil mendapat gelar sarjana.

Tak hanya sukses organisasi, ia juga sukses secara akademis. Kedua hal itu telah membentuk dan memperkuat talenta kepemimpinan yang ada dalam dirinya. Bukti keuletan dan talenta kepemimpinannya: ia bersama aktivis Sumatera Barat dan Jambi mendirikan HMI Cabang Kerinci, dan ia menjadi ketua umum pertama. Sampai saat ini, sudah ribuan kader dan alumni yang lahir dari rahim pengkaderan HMI Cabang Kerinci. Pelan tapi pasti telah muncul kader dan bibit-bibit generasi muda yang tangguh, ulet serta siap mengisi pembangunan di segala bidang baik di Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi dan Nasional.

Dalam kancah pergulatan sosial organisasi HMI ia berhasil menjadi Sekretaris Jenderal Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) di Jakarta, Kandidat Ketua Umum DPP KNPI 2011-2013 serta menjadi Ketua DPP KNPI Bidang Otonomi Daerah. Sesuatu yang tidak mudah dicapai oleh banyak aktivis dari berbagai daerah di Indonesia.

Kini, Nuzran Joher dipercaya bersama 62 orang tokoh Nasional lainnya—mantan menteri, hakim Mahkamah Konstitusi, akademisi, mantan anggota DPR dan DPD RI—berhimpun mewakili Fraksi Politik di MPR sebagai anggota di Lembaga Pengkajian MPR RI sejak 2016 sampai sekarang.

Figur Bersih, Peduli, dan Santun

Terlahir dari keluarga sederhana, di Desa Maliki Air Rawang, Sungai Penuh-Kerinci, 44 tahun silam, tepatnya 28 Oktober 1973, Nuzran—meminjam istilah wartawan senior Rosihan Anwar dalam salah satu tulisannya di Harian Kompas—adalah sosok “anak kampung tinggi melambung”. Sejak kecil, menurut pengakuannya, ia memang sudah tertarik dengan dunia politik dan kepemimpinan. Ia kerap dibawa mengikuti kegiatan-kegiatan sosial keagamaan dan politik. Bakat kepemimpinannya terus ia asah. Ia aktif di berbagai organisasi, mulai dari Remaja Masjid, Ketua OSIS PGAN/MAN, dan kepemudaan di kampung, sampai—ketika duduk di bangku kuliah di perguruan tinggi—menduduki jabatan sebagai Ketua Umum (sekarang: dikenal dengan istilah “Presiden BEM”). Organisasi adalah bagian dari hidupnya.

Karena organisasi juga, Nuzran telah mengembara ke berbagai tempat di Tanah Air. Jiwa nasionalismenya tumbuh. Idealismenya kokoh. Tidak seperti pada umumnya pemuda-pemudadi kampungnya yang enggan meninggalkan tanah kelahiran, Nuzran justru memilih hijrah keluar daerah. Namun, semua itu tidaklah membuatnya angkuh dan melupakan kampung halaman dan sahabatnya. Ia tetap ingat akan masyarakat daerahnya—Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi—yang saat ini masih banyak yang hidup susah dan mengalami kemiskinan, ketidakadilan, dan keterbelakangan.

Mungkin, bagi Nuzran, berlaku nasihat dari Imam Syafi’i kepada para pencari untuk berani melakukan pengembaraan intelektual: ”Berangkatlah, niscaya engkau akan mendapatkan ganti untuk semua yang engkau tinggalkan. Bersusah payahlah sebab kenikmatan hidup direngkuh dalam kerja keras. Ketika air mengalir, ia akan menjadi jernih dan ketika berhenti ia akan menjadi keruh. Sebagaimana anak panah, jika tidak meninggalkan busurnya tak akan mengenai sasaran. Biji emas yang belum diolah sama dengan debu di tempatnya.”

Ya, benar nasihat Imam Syafi’i. Pada 2004, di usianya yang relatif muda, ia diberi amanah oleh masyarakat Jambi sebagai Senator: menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) mewakili Provinsi Jambi. Ia memperoleh suara yang cukup fantastis dan spektakuler: 137.018 suara. Suara terbanyak di antara seluruh perolehan suara anggota DPD RI ketika itu. Di usia yang sangat belia (31 tahun) ia tampil sebagai tokoh muda di pentas politik Nasional—mengalahkan pesaing-pesaingnya yang berasal dari berbagai latar belakang. Di DPD RI, ia dipercaya sebagai Ketua dan Pimpinan PAH (Panitia Ad Hoc) III DPD RI tiga tahun berturut-turut pada 2004-2007. Ia juga pernah duduk sebagai anggota PAH I yang membidangi urusan hukum dan otonomi daerah, Panitia Perancang Undang-Undang 2004-2009.

Tidak hanya itu, ia juga punya segudang pengalaman internasional ke berbagai negaranegara di dunia seperti Arab Saudi, Dubai, Jepang, Finlandia, Kuba, Norwegia, Polandia, Jerman, China dan lainnya. Sepanjang karirnya, ia tergolong figur yang bersih. Tidak ada catatan hitam. Tidak pernah ia tersandung persoalan-persoalan korupsi, gratifikasi, asusila, dan perilaku bejat lainnya. Selama menjadi anggota DPD RI, ia bekerja jujur untuk masyarakat Jambi. Terkadang ia bekerja dalam sunyi dan luput dari sorotan media. Namun, ia tetap bekerja, walaupun kadang difitnah dan diumpat di sana-sini. Tapi, ia tak pernah merisaukannya. Itulah sebuah karakter kepemimpinan yang kuat.

Bukti lain dari kecintaannya untuk membangun negeri: pada 2008, ia pernah mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Kerinci, walaupun pada akhirnya gagal. Tapi, Emil Peria—yang juga aktivis pergerakan dan tokoh politik muda Kerinci—pernah mengatakan yang intinya: tidaklah menjadi soal Nuzran kalah dalam kompetisi di Pilkada Kerinci. Yang penting itu: kita telah mencoba mendobrak status quo (kemapanan) dan kebekuan demokrasi yang selama ini dianggap hanya monopoli dan dominasi “kaum tua”, dan golongan elite.

Pasca kekalahannya sebagai Bupati Kerinci sambil menyelesaikan jabatan sebagai anggota DPD, Nuzran di tarik oleh DR. H. Marzuki Alie sebagai Staf Ahli Ketua DPR RI 2009-2012. Pada masa yang bersamaan, ia didaulat oleh para sesepuh, senior HKK dan MPK se-Indonesia (Masyarakat Peduli Kerinci) sebagai Sekretaris Jenderal DPP MPK selama dua Periode.

Pada 2014, Nuzran kembali ke pentas politik Nasional sebagai calon DPD RI periode 2014, namun gagal. Tapi sebagai tokoh dan pejuang sejati, yang selalu berupaya memperjuangkan nasib rakyat banyak, pada 2015, Nuzran kembali ke arena politik: ia dipercaya sebagai Calon Wakil Walikota Kota Sungai Penuh mendampingi Herman Muchtar. Tapi perjuangannya kembali gagal. Kesuksesan dan kegagalan yang dialami Nuzran dalam suatu perjuangan tak membuatnya patah arang. Nuzran punya prinsip: “Berdamai dengan masa lalu adalah sebuah pelepasan yang bijak. Siapa pun kita di masa itu jangan sampai merusak irama perjuangan hari ini dan harapan besar esok hari.” Itulah sebuah kesantunan politik yang jarang kita dapati. Dan prinsip itu juga yang membuat Nuzran dikagumi dan disegani banyak pihak.

Semangat, keteguhan, dan kesantunan perjuangan politik Nuzran Joher ini sangat menarik dan unik. Hal itu telah menarik minat mahasiswa jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, Uun Lionar. Uun Lionar mengkaji biografi tematis dalam bentuk skripsi dengan judul: NUZRAN JOHER: Dari Aktivis Mahasiswa Hingga Politisi. Uun dapat mempertahankan skripsinya itu di hadapan penguji dan berhasil menggondol gelar sarjana pada tahun 2015.

Harapan Perubahan

Kini, Buya Ran—sapaan akrab Nuzran Joher—kembali dilirik oleh banyak kalangan tokoh-tokoh, kelompok pro perubahan, partai politik tingkat pusat dan daerah. Ia “turun gunung”. Ia digadang-gadang dan disebut-sebut sebagai tokoh muda yang akan muncul dan mampu melakukan perubahan yang lebih menyegarkan panggung politik Provinsi Jambi. Kini, ia maju sebagai calon anggota DPRD Provinsi Jambi dari PDI-Perjuangan yang lebih berintegritas.

Dari sekian banyak pengalaman, relasi, dan dedikasinya di tingkat Nasional, Nuzran, dipandang oleh banyak pengamat, akan lebih mampu memberikan perubahan signifikan  terhadap peningkatan kualitas kinerja DPRD Provinsi Jambi ke depan. Selama ini, DPRD Provinsi Jambi dinilai belum mampu memberikan kemajuan yang berarti bagi masyarakat  Jambi, khususnya Sungai Penuh-Kerinci. Belum terlihat terobosan-terobosan besar dan  signifikan yang telah dilakukan DPRD Provinsi Jambi selama 4 tahun terakhir ini. Kekecewaan masyarakat diperparah lagi dengan prahara dan tragedi OTT KPK beberapa waktu lalu yang melibatkan eksekutif dan legislatif: suatu kejadian yang sangat mencoreng nama baik lembaga yang terhormat itu.

Oleh karena itu, masyarakat Jambi butuh penyegaran dan perbaikan yang berarti. Wajah dan nama baik Jambi perlu di-”segarkan”. Tidak hanya dalam hal pembangunan fisik, sarana, dan prasarana, tapi juga dalam bidang moralitas, integritas, dan manajemen birokrasi pemerintahan. Masyarakat Jambi menginginkan adanya peningkatan perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (clean and good governance), termasuk dalam hal rekrutmen CPNS dan penempatan orang untuk jabatan tertentu sesuai dengan keahliannya (the right man on the right place).

Masyarakat Jambi tidak hanya butuh legislator handal, tapi juga membutuhkan aktor dengan gaya kepemimpinan yang energik, dinamis, visioner, terbuka, tidak bergaya birokrat yang kaku, tidak terlalu formalistik dan feodal; dan yang tidak kalah penting: memiliki jiwa “pendobrak” kebekuan dan anti kemapanan, sehingg bisa melahirkan produk legislasi daerah yang berkualitas yang berpihak kepada rakyat. Tipe itu, dalam pandangan banyak kalangan saat ini, ada pada sosok Nuzran Joher yang berlatar belakang aktivis pergerakan dan aktivis mahasiswa. Karakter aktivis sejati tidak terlalu suka dengan simbol dan gaya formalistik yang kaku yang bersifat lip service belaka.

Nuzran dikenal dengan motto perjuangan: “KBKB” (Kita Bisa Karena Bersama dan Benahi Negeri). Motto ini meneguhkan kepada kita akan prinsip kerjasama dalam berjuang dan menikmatinya secara adil dengan semangat kebersamaan dan kegotongroyongan. Kini ia menambah motto perjuangannya: “Merangkai Semangat Juang, Menuju Kemenangan”. Ia pun berpesan bahwa Pemilu Legislatif ini adalah sebuah kontestasi dan kompetisi yang harmonis, cerdas, dan ceria, bukan arena permusuhan dan saling menjelekkan. Mari nyalakan cahaya kebaikan masing-masing, tapi jangan padamkan cahaya orang lain. Subhanallah...!!

Karena kesungguhan dan keikhlasannya untuk berjuang membangun Jambi, khususnya Sungaipenuh-Kerinci, tidaklah salah jika banyak kalangan masyarakat—tokoh agama, pemangku adat, cerdik pandai, para petani, pedagang kaki lima, ibu-ibu (mak-mak) tukang ojek, sopir angkot, pedagang pasar, buruh, ASN, pemuda dan mahasiswa serta kaum milenial, yang merindukan perubahan (change) ke arah yang lebih baik—menaruh harapan besar pada Nuzran Joher untuk duduk dan memberikan warna positif penuh keadaban moral di lembaga DPRD Provinsi Jambi kedepan. Mungkinkah Nuzran Joher memenuhi harapan itu? Bismillahirrahmanirrahim, semoga...!!! .Selamat Berjuang, Sang Aktivis...!!!

RAUSHAN FIKRI
Aktivis dan Pegiat Anti Korupsi

Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi, Menggelar Orasi Nonton Bareng Dihalaman Kantor Gubernuran Jambi : ADA APA DENGAN JAMBI HARI INI


KERINCINEWS.COM, KERINCI -Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi, saat ini tengah menggelar Nonton Bareng, dengan tema jambi dulu dan sekarang. Bertempat dihalaman kantor Gubernur Provinsi Jambi. Selasa (20/3/18), Jam 20.30 -10.30 wib

Nonton bareng ini adalah bentuk kritik mereka terhadap pembangunan pemerintah provinsi Jambi, yang menurut mereka masih belum terealisasikan dengan baik, dan jambi pernah jaya dengan video yang di tayangkan "orang kayo hitam".


Dari sepanduknya bertuliskan “Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi ada apa Jambi saat ini, Nonton Bareng Jambi dulu dan Sekarang, tatap pembangunan Jambi untuk kritis dan jeli".

Informasi yang dihimpun kerincinews. com dilapangan, Aulizar salah seorang koordinator nonton bareng mengatakan, aksi malam ini adalah wujud dari kegelisahan mahasiswa dalam melihat kondisi yang terjadi pada saat ini.

"Kita sebagai mahasiswa pelopor perubahan berada di garda terdapan untuk menyuarakan kebenaran. Dengan kondisi saat ini Jambi harus segera bergegas serta tegas dalam menyikapi problema yang membelenggu Jambi saat ini". Tambahnya (*) 



Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi, Menggelar Orasi Nonton Bareng Dihalaman Kantor Gubernuran Jambi : ADA APA DENGAN JAMBI HARI INI


KERINCINEWS.COM, KERINCI -Puluhan Mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi, saat ini tengah menggelar Nonton Bareng, dengan tema jambi dulu dan sekarang. Bertempat dihalaman kantor Gubernur Provinsi Jambi. Selasa (20/3/18), Jam 20.30 -10.30 wib

Nonton bareng ini adalah bentuk kritik mereka terhadap pembangunan pemerintah provinsi Jambi, yang menurut mereka masih belum terealisasikan dengan baik, dan jambi pernah jaya dengan video yang di tayangkan "orang kayo hitam".


Dari sepanduknya bertuliskan “Aliansi Mahasiswa Cinta Jambi ada apa Jambi saat ini, Nonton Bareng Jambi dulu dan Sekarang, tatap pembangunan Jambi untuk kritis dan jeli".

Informasi yang dihimpun kerincinews. com dilapangan, Aulizar salah seorang koordinator nonton bareng mengatakan, aksi malam ini adalah wujud dari kegelisahan mahasiswa dalam melihat kondisi yang terjadi pada saat ini.

"Kita sebagai mahasiswa pelopor perubahan berada di garda terdapan untuk menyuarakan kebenaran. Dengan kondisi saat ini Jambi harus segera bergegas serta tegas dalam menyikapi problema yang membelenggu Jambi saat ini". Tambahnya (*) 



Organisasi dan Eksistensi Pemuda

Oleh: Ramon Azmi Pratama 
Ketua Umum IKAMARU-J

KERINCINEWS.COMOrganisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan (Stephen P.Robbins. Teori Organisasi Struktur, Desain, dan Aplikasi, (Jakarta: Arcan: 1994), hlm.4
Untuk mencapai tujuan bersama suatu organisasi seharusnya punya landasan, semakin jelas dan tegas suatu landasan dalam organisasi maka semakin kuat dan terarah apa yang semestinya dilakukan dalam berorganisasi. Sama halnya sebuah negara harusnya punya kontitusi dan negara juga termasuk organisasi. Negara tampa kontitusi sama halnya bendera bernama tanpa makna.
Konstitusi pada umumnya bersifat kodifikasi yaitu sebuah dokumen yang berisian aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi pemerintahan negara, namun dalam pengertian ini, konstitusi harus diartikan dalam artian tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal). namun menurut para ahli ilmu hukum maupun ilmu politik konstitusi harus diterjemahkan termasuk kesepakatan politik, negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan dan distibusi maupun alokasi [Miriam Budiardjo, Miriam B dkk. Dasar-dasar ilmu politik, Gramedia Pustaka Utama (2003)]. Sedangkan menurut K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem ketatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu negara. Syarat berdirinya suatu negara yang pertama harus adanya (1)rakyat. Rakyatlah yang memiliki kepentingan mewujudkan cita-cita dan harapan negara. Tidak mungkin negara tanpa rakyat, yang dimaksud adalah sekumpulan manusia yang disatukan oleh suatu wilayah tertentu serta tunduk pada kekuasaan negara. Disini sama halnya syarat suatu organisasi yaitu harus adanya anggota, karena tanpa anggota tujuan dari organisasi tidak dapat tercapai. Anggota dalam organisasi juga harus tunduk kepada kekuasaan aturan dalam organisasi yaitu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga(AD dan ART). Disinilah perlunya AD dan ART dalam organisasi, organisasi terbentuk karena adanya tujuan bersama jika tidak ada AD dan ART maka bukan tidak mungkin tujuan bersama untuk membentuk organisasi itu tidak terlaksana dan anggota-anggota dalam organisasi tersebut jadi tidak terarah dan bisa jadi pengurus dalam organisasi itu menyalahkan wewenangnya.
(2). Wilayah, suatu negara harus punya batas-batas wilayah dalam bernegara. Tujuan dari batas wilayah nagara agar tidak terjadi konflik dengan negara tetangga dan mempertahankan kekuatan negara yaitu rakyat dimana batas-batas wilayah itu terdapat kegiatan rakyat. Selain itu juga mempermudah negara untuk mengetahui masuknya masyarakat negara lain agar tidak terjadi penyusupan untuk memperlemahkan negara. Sama halnya organisasi, wilayah dimana organisasi berkecipung haruslah jelas. Agar anggota dalam organisasi tersebut tidak bepindah haluan dari apa yang di cita-citakan. Maksdunya disini, anggota bisa jadi membentuk organisasi baru ketika mereka merasa organisasi ini sudah tidak jelas ruang lingkup pergerakannya dan tidak menutup kemungkinan anggota dapat bepindah keorganisai lain baik organisasi lawan atau kawan. Ruang lingkup pergerakan dalam berorganisasi haruslah jela untuk menjaga keutuhan dari organisasi tersebut.
(3). Pemerintah yang berdaulat, negara adalah suatu wilayah yang kekuasaannya meliputi politik, militer, ekonomi, sosial dan budaya yang diatur oleh pemerintahan yang berdaulat di wilayah tersebut. Pemerintah yang berdaulat merupakan suatu unsur dari pembentukan suatu negara, pemerintah yang mempunyai kekuasaan berdaulat adalah pemerintah yang mempunyai kekuasaan yang penuh. Pemerintah berdaulat mempunyai kekuasaan yang penuh, terhadap suatu wilayah dan mempunyai rakyat yang baik didalam maupun diluar. Kondisi suatu negara tergantung dari bagaimana suatu pemerintah dalam suatu negara itu memanfaatkan kekuasaan penuh atau kedaulatanya terhadap negara itu. Begitu juga dalam berorganisasi pemerintah yang berdaulat disini diartikan sebagai struktur kepengurusan dalam organisasi. Kepengurusan yang sehat tentunya anggota dan arah pergerkannya jelas. Pengurus dalam organisasi sebagai nahkoda yang mengarahkan kemana organisasi akan berlabuh.
(4). Pengakuan dari negara lain, pengakuan dari negara lain bahwa negara tersebut berdaulat dan patut di sebut negara sangatlah penting terkait dengan keamanan dan keutuhan negara itu sendiri. Selain itu, pengakuan dari negara lain juga mempengaruhi hubungan antara dua negara atau lebih. Dalam organisasi pengakuan bahwa organisasi tersebut jelas pergerkannya dan sangat berguna bagi lingkungan merupakan kekuatan penentu langkah berikutnya dalam berorganisasi baik pengakuan dari organisasi lain maupun dari masyarakat.
Berbagai macam organisasi yang ada seharusnya memperhatikan hal-hal tersebut diatas. Salah satunya adalah organisasi pemuda dimana di bebagai wilayah indonesia punya organisasi kepemudaan tersendiri. Di indonesia ada kementrian yang khusus membidangi urusan pemuda dan olahraga yaitu KAMENPORA.di setiap daerahpun punya organisasi kepemudaan baik didesa, kecematan dan lain sebagainya.
 Mengenai organisasi kepemudaan didesa yang sebagian  punya anggaran di desa yaitu karang taruna di desa.organisasi kepemudaaan kecematan juga sebagian  punya anggaran tersendiri di tingkat camat maupun adat. Namun sebuah pertanyaan besar bagi organisasi kemahasiswaan yang tidak punya anggaran yang mampu melakukan pergerkan di berbagai bidang dengan sumber dana dari sumbangan-sumbangan. Beda halnya organisasi kepemudaan yang jelas anggarannya namunnya kegiatanny hanya memilih pengurus setiap tahun. Selain itu tugas dari organisasi kepemudaan adalah melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan mewujudkan kesadaran masyarakat dan pemuda akan aturan yang berlaku di wilayah organisasi kepemudaannya baik itu hukum adat, hukum agama, hukum kesusilaan dan hukum negara. Terwujudnya cita-cita organisasi kepemudaan tersebut untuk saat ini sepengetahuan saya belum dan sulit terlaksana. Kondisi masyarakat sekarang ini yang sangat memperhatinkan menyulitkan terwujudnya tujuan organisasi kepemudaan. Sebagai contoh di lingkungan tempat saya tinggal pada saat acara hiburan malam mulai tertanam bibit sawer menyawer artis, ngisap lem, minuman keras,narkoba, pergaulan bebas, bahkan membawa pelacur masuk desa yang jelas melanggar hukum agama, hukum adat, dan hukum kesusilaan. Masalah ini sangat di perlukan pergerkan pemuda untuk menuntasnya. Jangan lah acuh tak acuh terhadap mesalah ini. Tidak berpikirkan bagaimana nasib pemuda masadepan, bagaimana keluarga kita esoknya, bagaimana anak cucu kita. Relakah jika saudara kita, anak kita, pemuda kita terlibat masalah tersebut. Beralasan duit mereka, rumah mereka, hak mereka maka jikabicara hak di dalam hak seseorang ada hak orang lain dan jika mereka menuntut hak mereka maka ada kewajiban yang harus mereka lakukan. Tidak sewajarny dan benar-benar jelas dalam hukum, agama, hukum adat dan hukum kesusilaan sawer menyawer wanita di pertontongkan di publik, di pertontongkan di jalan, dipertontongkan anak-anak. Hal ini lebih parah dari kota-kota besar yang tepatnya memang diakui ada tapu disembunyikan dibandingkan dengan dilingkungan saya tersebut dimana hal itu dipertontongkan dengan jelas dan nyata di publik. Masalah ini seharusnya menjadi perhatian kita semua baik itu orang adat, pemuda, mahasiswa, dan pemerintahan.



Organisasi dan Eksistensi Pemuda

Oleh: Ramon Azmi Pratama 
Ketua Umum IKAMARU-J

KERINCINEWS.COMOrganisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan (Stephen P.Robbins. Teori Organisasi Struktur, Desain, dan Aplikasi, (Jakarta: Arcan: 1994), hlm.4
Untuk mencapai tujuan bersama suatu organisasi seharusnya punya landasan, semakin jelas dan tegas suatu landasan dalam organisasi maka semakin kuat dan terarah apa yang semestinya dilakukan dalam berorganisasi. Sama halnya sebuah negara harusnya punya kontitusi dan negara juga termasuk organisasi. Negara tampa kontitusi sama halnya bendera bernama tanpa makna.
Konstitusi pada umumnya bersifat kodifikasi yaitu sebuah dokumen yang berisian aturan-aturan untuk menjalankan suatu organisasi pemerintahan negara, namun dalam pengertian ini, konstitusi harus diartikan dalam artian tidak semuanya berupa dokumen tertulis (formal). namun menurut para ahli ilmu hukum maupun ilmu politik konstitusi harus diterjemahkan termasuk kesepakatan politik, negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan dan distibusi maupun alokasi [Miriam Budiardjo, Miriam B dkk. Dasar-dasar ilmu politik, Gramedia Pustaka Utama (2003)]. Sedangkan menurut K. C. Wheare, konstitusi adalah keseluruhan sistem ketatanegaraaan suatu negara yang berupa kumpulan peraturan yang membentuk mengatur /memerintah dalam pemerintahan suatu negara. Syarat berdirinya suatu negara yang pertama harus adanya (1)rakyat. Rakyatlah yang memiliki kepentingan mewujudkan cita-cita dan harapan negara. Tidak mungkin negara tanpa rakyat, yang dimaksud adalah sekumpulan manusia yang disatukan oleh suatu wilayah tertentu serta tunduk pada kekuasaan negara. Disini sama halnya syarat suatu organisasi yaitu harus adanya anggota, karena tanpa anggota tujuan dari organisasi tidak dapat tercapai. Anggota dalam organisasi juga harus tunduk kepada kekuasaan aturan dalam organisasi yaitu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga(AD dan ART). Disinilah perlunya AD dan ART dalam organisasi, organisasi terbentuk karena adanya tujuan bersama jika tidak ada AD dan ART maka bukan tidak mungkin tujuan bersama untuk membentuk organisasi itu tidak terlaksana dan anggota-anggota dalam organisasi tersebut jadi tidak terarah dan bisa jadi pengurus dalam organisasi itu menyalahkan wewenangnya.
(2). Wilayah, suatu negara harus punya batas-batas wilayah dalam bernegara. Tujuan dari batas wilayah nagara agar tidak terjadi konflik dengan negara tetangga dan mempertahankan kekuatan negara yaitu rakyat dimana batas-batas wilayah itu terdapat kegiatan rakyat. Selain itu juga mempermudah negara untuk mengetahui masuknya masyarakat negara lain agar tidak terjadi penyusupan untuk memperlemahkan negara. Sama halnya organisasi, wilayah dimana organisasi berkecipung haruslah jelas. Agar anggota dalam organisasi tersebut tidak bepindah haluan dari apa yang di cita-citakan. Maksdunya disini, anggota bisa jadi membentuk organisasi baru ketika mereka merasa organisasi ini sudah tidak jelas ruang lingkup pergerakannya dan tidak menutup kemungkinan anggota dapat bepindah keorganisai lain baik organisasi lawan atau kawan. Ruang lingkup pergerakan dalam berorganisasi haruslah jela untuk menjaga keutuhan dari organisasi tersebut.
(3). Pemerintah yang berdaulat, negara adalah suatu wilayah yang kekuasaannya meliputi politik, militer, ekonomi, sosial dan budaya yang diatur oleh pemerintahan yang berdaulat di wilayah tersebut. Pemerintah yang berdaulat merupakan suatu unsur dari pembentukan suatu negara, pemerintah yang mempunyai kekuasaan berdaulat adalah pemerintah yang mempunyai kekuasaan yang penuh. Pemerintah berdaulat mempunyai kekuasaan yang penuh, terhadap suatu wilayah dan mempunyai rakyat yang baik didalam maupun diluar. Kondisi suatu negara tergantung dari bagaimana suatu pemerintah dalam suatu negara itu memanfaatkan kekuasaan penuh atau kedaulatanya terhadap negara itu. Begitu juga dalam berorganisasi pemerintah yang berdaulat disini diartikan sebagai struktur kepengurusan dalam organisasi. Kepengurusan yang sehat tentunya anggota dan arah pergerkannya jelas. Pengurus dalam organisasi sebagai nahkoda yang mengarahkan kemana organisasi akan berlabuh.
(4). Pengakuan dari negara lain, pengakuan dari negara lain bahwa negara tersebut berdaulat dan patut di sebut negara sangatlah penting terkait dengan keamanan dan keutuhan negara itu sendiri. Selain itu, pengakuan dari negara lain juga mempengaruhi hubungan antara dua negara atau lebih. Dalam organisasi pengakuan bahwa organisasi tersebut jelas pergerkannya dan sangat berguna bagi lingkungan merupakan kekuatan penentu langkah berikutnya dalam berorganisasi baik pengakuan dari organisasi lain maupun dari masyarakat.
Berbagai macam organisasi yang ada seharusnya memperhatikan hal-hal tersebut diatas. Salah satunya adalah organisasi pemuda dimana di bebagai wilayah indonesia punya organisasi kepemudaan tersendiri. Di indonesia ada kementrian yang khusus membidangi urusan pemuda dan olahraga yaitu KAMENPORA.di setiap daerahpun punya organisasi kepemudaan baik didesa, kecematan dan lain sebagainya.
 Mengenai organisasi kepemudaan didesa yang sebagian  punya anggaran di desa yaitu karang taruna di desa.organisasi kepemudaaan kecematan juga sebagian  punya anggaran tersendiri di tingkat camat maupun adat. Namun sebuah pertanyaan besar bagi organisasi kemahasiswaan yang tidak punya anggaran yang mampu melakukan pergerkan di berbagai bidang dengan sumber dana dari sumbangan-sumbangan. Beda halnya organisasi kepemudaan yang jelas anggarannya namunnya kegiatanny hanya memilih pengurus setiap tahun. Selain itu tugas dari organisasi kepemudaan adalah melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan mewujudkan kesadaran masyarakat dan pemuda akan aturan yang berlaku di wilayah organisasi kepemudaannya baik itu hukum adat, hukum agama, hukum kesusilaan dan hukum negara. Terwujudnya cita-cita organisasi kepemudaan tersebut untuk saat ini sepengetahuan saya belum dan sulit terlaksana. Kondisi masyarakat sekarang ini yang sangat memperhatinkan menyulitkan terwujudnya tujuan organisasi kepemudaan. Sebagai contoh di lingkungan tempat saya tinggal pada saat acara hiburan malam mulai tertanam bibit sawer menyawer artis, ngisap lem, minuman keras,narkoba, pergaulan bebas, bahkan membawa pelacur masuk desa yang jelas melanggar hukum agama, hukum adat, dan hukum kesusilaan. Masalah ini sangat di perlukan pergerkan pemuda untuk menuntasnya. Jangan lah acuh tak acuh terhadap mesalah ini. Tidak berpikirkan bagaimana nasib pemuda masadepan, bagaimana keluarga kita esoknya, bagaimana anak cucu kita. Relakah jika saudara kita, anak kita, pemuda kita terlibat masalah tersebut. Beralasan duit mereka, rumah mereka, hak mereka maka jikabicara hak di dalam hak seseorang ada hak orang lain dan jika mereka menuntut hak mereka maka ada kewajiban yang harus mereka lakukan. Tidak sewajarny dan benar-benar jelas dalam hukum, agama, hukum adat dan hukum kesusilaan sawer menyawer wanita di pertontongkan di publik, di pertontongkan di jalan, dipertontongkan anak-anak. Hal ini lebih parah dari kota-kota besar yang tepatnya memang diakui ada tapu disembunyikan dibandingkan dengan dilingkungan saya tersebut dimana hal itu dipertontongkan dengan jelas dan nyata di publik. Masalah ini seharusnya menjadi perhatian kita semua baik itu orang adat, pemuda, mahasiswa, dan pemerintahan.



Irwan Aditama Nahkoda Baru HIMSAK

Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci 

KERINCINEWS.COM, Kongres ke II Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) telah rampung digelar, Minggu (18/2).  Hasilnya, Irwan Aditama terpilih menjadi nahkoda HIMSAK periode 2018-2019.

Kongres yang berlangsung di Balai Adat Kota Jambi berjalan demokratis dan terbuka. Dua kandidat yang sejak awal muncul yakni Irwan Aditama dan Tesa Mardian melewati proses pencalonan setelah dinyatakan memenuhi syarat.

Setelah dilakukan pemungutan suara, Irwan Aditama berhasil mengumpul 104 dukungan dan Tesa Mardian berhasil mengumpulkan 54 dukungan dari jumlah anggota yang hadir. Hasil inipun ditetapkan presidium sidang yang dipimpin Yano Saputra, Hanief Hermanto, Mota Eja Moneka yang selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan ketetapan Kongres.

Terpilihnya Irwan Aditama sebenarnya sejak awal sudah bisa diprediksi. Karena pria kelahiran Koto Majidin ini memiliki kapasitas yang mumpuni.

Irwan Aditama merupakan Gubernur Fakultas Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi (FIB UNJA) periode 2016 - 2017. Ia juga adalah aktivis mahasiswa yang konsen terhadap isu sosial di Provinsi Jambi.

Usai terpilih, pria yang akrab disapa Irwan ini mengucapkan terimakasih atas dukungan mahasiswa Kerinci yang ada di Jambi. Ia berharap agar kepercayaan yang diberikan bisa menajdi amanah yang diembannya satu tahun kedepan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman dan para senior. Semoga amanah ini bisa saya emban sesuai dengan AD/ART HIMSAK," katanya.

Sementara itu, Kongres tahun ini juga menerima laporan pertanggungjawaban Presiden HIMSAK periode 2017-2018 yang dipimpin Adlin Hifzi. Ini artinya estafet kepemimpinannya akan diteruskan oleh pengurus berikutnya.

"Saya berharap pengurus periode 2018-2019 bisa melanjutkan visi dan misi perjuangan HIMSAK," harapnya.

Adlin menyadari banyak tugas yang harus diselesaikan pengurus kedepan. Untuk itu dirinya berpesan agar pengurus dan anggota selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menghadapi tantangan yang dihadapi mahasiswa dewasa ini.

"Jadikan HIMSAK sebagai wadah untuk berproses dan mengasah kemampuan diri. Berikan konstribusi agar HIMSAK bisa menjadi organisasi yang bisa menyumbangkan pikiran untuk pembangunan Kerinci dan Provinsi Jambi," pungkasnya. 



Irwan Aditama Nahkoda Baru HIMSAK

Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci 

KERINCINEWS.COM, Kongres ke II Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) telah rampung digelar, Minggu (18/2).  Hasilnya, Irwan Aditama terpilih menjadi nahkoda HIMSAK periode 2018-2019.

Kongres yang berlangsung di Balai Adat Kota Jambi berjalan demokratis dan terbuka. Dua kandidat yang sejak awal muncul yakni Irwan Aditama dan Tesa Mardian melewati proses pencalonan setelah dinyatakan memenuhi syarat.

Setelah dilakukan pemungutan suara, Irwan Aditama berhasil mengumpul 104 dukungan dan Tesa Mardian berhasil mengumpulkan 54 dukungan dari jumlah anggota yang hadir. Hasil inipun ditetapkan presidium sidang yang dipimpin Yano Saputra, Hanief Hermanto, Mota Eja Moneka yang selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan ketetapan Kongres.

Terpilihnya Irwan Aditama sebenarnya sejak awal sudah bisa diprediksi. Karena pria kelahiran Koto Majidin ini memiliki kapasitas yang mumpuni.

Irwan Aditama merupakan Gubernur Fakultas Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi (FIB UNJA) periode 2016 - 2017. Ia juga adalah aktivis mahasiswa yang konsen terhadap isu sosial di Provinsi Jambi.

Usai terpilih, pria yang akrab disapa Irwan ini mengucapkan terimakasih atas dukungan mahasiswa Kerinci yang ada di Jambi. Ia berharap agar kepercayaan yang diberikan bisa menajdi amanah yang diembannya satu tahun kedepan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman dan para senior. Semoga amanah ini bisa saya emban sesuai dengan AD/ART HIMSAK," katanya.

Sementara itu, Kongres tahun ini juga menerima laporan pertanggungjawaban Presiden HIMSAK periode 2017-2018 yang dipimpin Adlin Hifzi. Ini artinya estafet kepemimpinannya akan diteruskan oleh pengurus berikutnya.

"Saya berharap pengurus periode 2018-2019 bisa melanjutkan visi dan misi perjuangan HIMSAK," harapnya.

Adlin menyadari banyak tugas yang harus diselesaikan pengurus kedepan. Untuk itu dirinya berpesan agar pengurus dan anggota selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menghadapi tantangan yang dihadapi mahasiswa dewasa ini.

"Jadikan HIMSAK sebagai wadah untuk berproses dan mengasah kemampuan diri. Berikan konstribusi agar HIMSAK bisa menjadi organisasi yang bisa menyumbangkan pikiran untuk pembangunan Kerinci dan Provinsi Jambi," pungkasnya. 



Ribuan Guru Honorer di Merangin Perpanjang Kontrak, Gaji di Daerah Terpencil Lebih Besar


KERINCINEWS.COM, KERINCI - BANGKO – Ribuan guru kontrak dan tenaga administrasi di lingkup Dinas Pendidikan Merangin yang masa kontraknya berakhir pada Desember 2017 lalu, kembali menandatangani kontrak kerja baru. Perpanjangan kontrak baru, ditandai dengan penandatanganan SK baru yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Pantau Tribun, Kamis (15/2) ratusan guru honorer dari berbagai wilayah di Kabupaten Merangin mendatangi kantor Dinas Pendidikan. Mereka membawa sejumlah berkas untuk diserahkan kepada pihak dinas pendidikan.

“Kami menyerahkan bahan untuk perpanjangan kontrak baru,” kata beberapa guru honorer.

Kepala Dinas Pendidikan Merangin, M Zubir dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengatakan, saat ini mereka sedang memproses berkas perpanjangan kontrak guru honorer baru.

“Kontrak mereka itu berlaku satu tahun. Jadi kini kita sedang memperpanjang kontrak mereka,” kata Zubir.

Diungkapkannya, pihaknya tidak ada menerima tenaga kontrak baru. Mereka yang dikontrak adalah mereka yang sebelumnya telah menjadi guru kontrak.

“Untuk honorer baru tidak ada kita terima. Ini kita memperpanjang kontrak mereka yang sebelumnya adalah guru kontrak,” sebutnya.

Katanya, total guru dan tenaga administrasi yang dikontrak sebanyak 1.383 orang. Terdiri dari 1.323 guru dan sisanya merupakan tenaga administrasi.

“Mereka terdiri dari guru TK, SD dan SMP. Untuk SMA sudah merupakan pegawai pemprov,” sebutnya.

Dia menyebutkan, untuk gaji guru kontrak masih seperti tahun sebelumnya, belum ada kenaikan gaji dilakukan. Guru kontrak digaji sebesar Rp 750 ribu perbulan.

“Karena keterbatasan anggaran, kita belum bisa menaikan gaji mereka,” ungkapnya.

Namun lanjutnya, untuk guru kontrak yang bertugas di wilayah terpencil gajinya lebih besar. Namun jumlah gurunya tidak terlalu banyak, karena daerah terpencil terus berkurang.

“Untuk yang bertugas di derah terpencil gajinya Rp 1 juta. Derah terpencil itu seperti di Air Liki,” pungkasnya.


Sumber : Tribunjambi.com



Ribuan Guru Honorer di Merangin Perpanjang Kontrak, Gaji di Daerah Terpencil Lebih Besar


KERINCINEWS.COM, KERINCI - BANGKO – Ribuan guru kontrak dan tenaga administrasi di lingkup Dinas Pendidikan Merangin yang masa kontraknya berakhir pada Desember 2017 lalu, kembali menandatangani kontrak kerja baru. Perpanjangan kontrak baru, ditandai dengan penandatanganan SK baru yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan.

Pantau Tribun, Kamis (15/2) ratusan guru honorer dari berbagai wilayah di Kabupaten Merangin mendatangi kantor Dinas Pendidikan. Mereka membawa sejumlah berkas untuk diserahkan kepada pihak dinas pendidikan.

“Kami menyerahkan bahan untuk perpanjangan kontrak baru,” kata beberapa guru honorer.

Kepala Dinas Pendidikan Merangin, M Zubir dikonfirmasi membenarkan hal itu. Dia mengatakan, saat ini mereka sedang memproses berkas perpanjangan kontrak guru honorer baru.

“Kontrak mereka itu berlaku satu tahun. Jadi kini kita sedang memperpanjang kontrak mereka,” kata Zubir.

Diungkapkannya, pihaknya tidak ada menerima tenaga kontrak baru. Mereka yang dikontrak adalah mereka yang sebelumnya telah menjadi guru kontrak.

“Untuk honorer baru tidak ada kita terima. Ini kita memperpanjang kontrak mereka yang sebelumnya adalah guru kontrak,” sebutnya.

Katanya, total guru dan tenaga administrasi yang dikontrak sebanyak 1.383 orang. Terdiri dari 1.323 guru dan sisanya merupakan tenaga administrasi.

“Mereka terdiri dari guru TK, SD dan SMP. Untuk SMA sudah merupakan pegawai pemprov,” sebutnya.

Dia menyebutkan, untuk gaji guru kontrak masih seperti tahun sebelumnya, belum ada kenaikan gaji dilakukan. Guru kontrak digaji sebesar Rp 750 ribu perbulan.

“Karena keterbatasan anggaran, kita belum bisa menaikan gaji mereka,” ungkapnya.

Namun lanjutnya, untuk guru kontrak yang bertugas di wilayah terpencil gajinya lebih besar. Namun jumlah gurunya tidak terlalu banyak, karena daerah terpencil terus berkurang.

“Untuk yang bertugas di derah terpencil gajinya Rp 1 juta. Derah terpencil itu seperti di Air Liki,” pungkasnya.


Sumber : Tribunjambi.com



Teka-Teki Siapa Pjs Bupati/Walikota, Ini Prediksinya


KERINCINEWS.COM, JAMBI - Tiga kabupaten/kota di Provinsi Jambi tahun ini akan menggelar Pilkada serentak, yakni Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, dan Kota Jambi. Ketiga kabupaten/kota itu dipastikan akan dipimpin oleh Pejabat sementara (Pjs) bupati/walikota. Rencanya ketika pejabat sementara itu akan dikukuhkan oleh gubernur Rabu (14/2) besok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh metrojambi.com, sejumlah nama sudah disiapkan Pemprov Jambi untuk mengemban tugas sebagai Pjs bupati/walikota yang akan melaksanakan Pilkada serentak.

Nama-nama yang terpilih yang dikeluarkan pihak Pemprov Jambi tersebut semuanya berasal dari lingkup pemerintahan provinsi. Mereka adalah aparatur sipil negara ASN dengan pangkat golongan IV/b dan IV/c.

Dari nama-nama tersebut, yang ditunjuk untuk menjabat Pjs  Walikota Jambi adalah Muhammad Fauzi yang juga sebagai Kepala Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.

Lalu ada nama Kepala BKD Provinsi Jambi, Husairi, yang hampir dipastikan menjadi Pjs Bupati Merangin. Sementara untuk Bupati Kerinci muncul sejumlah nama. Diantaranya Kepala Dinas Kominfo, Nurachmat Herlambang, dan Asisten II Setda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo.

Nurachmat saat dikonfirmasi mengaku belum tahu soal kepastian kabar tersebut. Dia mengaku hanya memperoleh undangan untuk menghadiri. Sementara Agus juga menyatakan belum tahu. Menurutnya siapa Pjs bupati baru bisa dipastikan esok hari.

"Belum tahu. Mungkin besok dikasih tahunya kalau memang iya,” ujarnya.


Sumber : Metrojambi.com



Teka-Teki Siapa Pjs Bupati/Walikota, Ini Prediksinya


KERINCINEWS.COM, JAMBI - Tiga kabupaten/kota di Provinsi Jambi tahun ini akan menggelar Pilkada serentak, yakni Kabupaten Kerinci, Kabupaten Merangin, dan Kota Jambi. Ketiga kabupaten/kota itu dipastikan akan dipimpin oleh Pejabat sementara (Pjs) bupati/walikota. Rencanya ketika pejabat sementara itu akan dikukuhkan oleh gubernur Rabu (14/2) besok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh metrojambi.com, sejumlah nama sudah disiapkan Pemprov Jambi untuk mengemban tugas sebagai Pjs bupati/walikota yang akan melaksanakan Pilkada serentak.

Nama-nama yang terpilih yang dikeluarkan pihak Pemprov Jambi tersebut semuanya berasal dari lingkup pemerintahan provinsi. Mereka adalah aparatur sipil negara ASN dengan pangkat golongan IV/b dan IV/c.

Dari nama-nama tersebut, yang ditunjuk untuk menjabat Pjs  Walikota Jambi adalah Muhammad Fauzi yang juga sebagai Kepala Dinas  Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi.

Lalu ada nama Kepala BKD Provinsi Jambi, Husairi, yang hampir dipastikan menjadi Pjs Bupati Merangin. Sementara untuk Bupati Kerinci muncul sejumlah nama. Diantaranya Kepala Dinas Kominfo, Nurachmat Herlambang, dan Asisten II Setda Provinsi Jambi, Agus Sunaryo.

Nurachmat saat dikonfirmasi mengaku belum tahu soal kepastian kabar tersebut. Dia mengaku hanya memperoleh undangan untuk menghadiri. Sementara Agus juga menyatakan belum tahu. Menurutnya siapa Pjs bupati baru bisa dipastikan esok hari.

"Belum tahu. Mungkin besok dikasih tahunya kalau memang iya,” ujarnya.


Sumber : Metrojambi.com



Lumpuh 23 Jam, Jalan Kerinci-Bangko Kembali Lancar


KERINCINEWS.COM, KERINCI - Lumpuh selama 23 jam, akhirnya jalan Kerinci - Bangko Minggu sore (24/12) sekitar pukul 17.00 Wib kembali lancar dan sudah bisa dilewati oleh kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kerinci, Angga Luvyanto, mengungkapkan bahwa arus lalu lintas Kerinci-Bangko sudah lancar kembali.

"Sekitar jam 5 sore tadi (24/12) jalan mobil truk sudah dievakuasi dan kendaraan sudah bisa lewat kembali," ungkap kasatlantas Angga Luvyanto

Angga Luvyanto menyebutkan lancarnya arus lalulintas ini setelah mobil truk pengangkut kabel milik PT PGE yang beroperasi di Lempur tersebut dievakuasi oleh alat berat yang didatangkan dari Sungai Manau, Kabupaten Merangin, setelah berkoordinasi dengan Polsek Sungai Manau.

Kasatlantas menyayangkan pihak dinas perhubungan Kerinci tidak terjun kelokasi membantu mengatur kendaraan yang terjebak macet di Muara Imat

"Kita dibantu oleh TNI dan dari Dishub Kerinci tidak ada terjun ke lokasi, " tuturnya (*)









Lumpuh 23 Jam, Jalan Kerinci-Bangko Kembali Lancar


KERINCINEWS.COM, KERINCI - Lumpuh selama 23 jam, akhirnya jalan Kerinci - Bangko Minggu sore (24/12) sekitar pukul 17.00 Wib kembali lancar dan sudah bisa dilewati oleh kendaraan.

Kasat Lantas Polres Kerinci, Angga Luvyanto, mengungkapkan bahwa arus lalu lintas Kerinci-Bangko sudah lancar kembali.

"Sekitar jam 5 sore tadi (24/12) jalan mobil truk sudah dievakuasi dan kendaraan sudah bisa lewat kembali," ungkap kasatlantas Angga Luvyanto

Angga Luvyanto menyebutkan lancarnya arus lalulintas ini setelah mobil truk pengangkut kabel milik PT PGE yang beroperasi di Lempur tersebut dievakuasi oleh alat berat yang didatangkan dari Sungai Manau, Kabupaten Merangin, setelah berkoordinasi dengan Polsek Sungai Manau.

Kasatlantas menyayangkan pihak dinas perhubungan Kerinci tidak terjun kelokasi membantu mengatur kendaraan yang terjebak macet di Muara Imat

"Kita dibantu oleh TNI dan dari Dishub Kerinci tidak ada terjun ke lokasi, " tuturnya (*)









Ribuan Kendaraan di Jalan Kerinci-Bangko Masih Terjebak Macet

Mobil fuso bermuatan 65 ton terperosok di jalan kerinci-bangko

KERINCINEWS.COM, KERINCI - Akses jalan Nasional Kerinci – Jambi, Desa Muara Imat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mengalami lumpuh total sejak, Sabtu, 24 Desember 2017 sekitar pukul 18.00 WIB hingga siang ini, Minggu, pukul 11.30 WIB masih lumpuh total.


Ribuan kendaraan dari Jambi-Kerinci, Kerinci-Jambi belum juga bisa melintas dijalan tersebut. Bahkan, upaya dua mobil fuso untuk menarik truk trailer pengangkut kabel listrik milik PT. PGE Lempur belum juga berhasil. Informasi yang diperoleh wartawan gegeronline di lokasi kejadian, ada upaya mendatangkan alat berat ke lokasi.

Baca: Kondisi Terakhir jalur Kerinci-Bangko

“Sampai siang ini belum bisa juga lewat. Muatan truk trailer pengangkut kabel milik PT PGE ini beratnya 65 ton, sehingga dua kendaraan fuso yang mencoba menarik tidak berhasil,” terang Alfia wartawan gegeronline melaporkan dari lokasi kejadian.

Menurut laporan wartawan gegeronline, saat ini sedang diupayakan alat berat dari Perentak dan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci.

“Saat ini ribuan kendaraan masih antri menunggu alat berat,” terangnya.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua bisa melewati jalan ini, namun, kendaraan tersebut terlebih dahulu diangkat karena kondisi truk melintang jalan.(fyo)

Sumber: Gegeronline.com









Ribuan Kendaraan di Jalan Kerinci-Bangko Masih Terjebak Macet

Mobil fuso bermuatan 65 ton terperosok di jalan kerinci-bangko

KERINCINEWS.COM, KERINCI - Akses jalan Nasional Kerinci – Jambi, Desa Muara Imat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi mengalami lumpuh total sejak, Sabtu, 24 Desember 2017 sekitar pukul 18.00 WIB hingga siang ini, Minggu, pukul 11.30 WIB masih lumpuh total.


Ribuan kendaraan dari Jambi-Kerinci, Kerinci-Jambi belum juga bisa melintas dijalan tersebut. Bahkan, upaya dua mobil fuso untuk menarik truk trailer pengangkut kabel listrik milik PT. PGE Lempur belum juga berhasil. Informasi yang diperoleh wartawan gegeronline di lokasi kejadian, ada upaya mendatangkan alat berat ke lokasi.

Baca: Kondisi Terakhir jalur Kerinci-Bangko

“Sampai siang ini belum bisa juga lewat. Muatan truk trailer pengangkut kabel milik PT PGE ini beratnya 65 ton, sehingga dua kendaraan fuso yang mencoba menarik tidak berhasil,” terang Alfia wartawan gegeronline melaporkan dari lokasi kejadian.

Menurut laporan wartawan gegeronline, saat ini sedang diupayakan alat berat dari Perentak dan dari Pemerintah Kabupaten Kerinci.

“Saat ini ribuan kendaraan masih antri menunggu alat berat,” terangnya.

Sedangkan untuk kendaraan roda dua bisa melewati jalan ini, namun, kendaraan tersebut terlebih dahulu diangkat karena kondisi truk melintang jalan.(fyo)

Sumber: Gegeronline.com









Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Tim Malkovic
CEO
David Bell
Creative Designer
Eve Stinger
Sales Manager
Will Peters
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567

JSON Variables

Random Posts

{getFeatured} $results={5} $label={recent}